KEDIRI, JP Radar Kediri — Suhu politik jelang pemilihan wali kota (pilwali) semakin menghangat.
Selain Vinanda Prameswaty yang hampir dipastikan berangkat lewat Partai Golkar dan Demokrat, Ketua DPD PSI Kota Kediri Ronny Siswanto melanjutkan perburuan rekomendasi dengan mendaftar ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Datang ke kantor DPC Partai Hanura, Rabu (8/5) sekitar pukul 11.00, dia diterima Ketua DPC Partai Hanura Kota Kediri Bambang Giantoro.
“Semuanya ini nanti akan kami laporkan kepada DPP (dewan pimpinan pusat, Red). Dan semuanya keputusan, termasuk rekom, juga dari DPP,” ujar Bambang Giantoro.
Sejak penjaringan 26 April lalu, Bambang mengatakan baru Ronny yang mengembalikan formulir.
Karena itu dia berharap, partainya bisa mengusung Ronny.
Hanura sendiri adalah partai kedua yang jadi sasaran perburuan rekom Ronny. Senin (6/5) lalu, dia mengembalikan formulir pendaftaran di DPD Partai Nasdem.
“Tapi saya berkomunikasi dengan seluruh partai yang ada di Kota Kediri hingga injury time,” aku Ronny.
Selama ini Ronny disebut bakal maju melalui jalur independen. Politisi dari PSI ini mengkalim telah memiliki 30 ribu dukungan masyarakat.
Meski demikian, melalui langkah politis yang dilakukan beberapa hari ini, dia menyebut siap mengundurkan diri dari jalur independen. Hal itu akan dilakukan jika koalisi partai politik yang mengusungnya bisa terbentuk.
“Kan mulai dibuka hari ini (pengumpulan syarat dukungan jalur independent kemarin, Red). Nanti kami akan mulai masukkan ke silon dulu,” sambungnya sembari menegaskan, apapun yang terjadi, dia akan tetap maju menjadi calon Wali Kota Kediri.
Mendaftarnya Ronny ke Hanura dan Nasdem membuka peluang dua parpol tersebut berkoalisi. Gabungan kursi mereka hasil pileg lalu, Nasdem empat kursi dan Hanura dua kursi cukup untuk mengantarkan pasangan calon.
Bambang Giantoro tak menampik kemungkinan ini. Apalagi dia memang sudah melakukan komunikasi non-formal dengan Partai Nasdem. “Tapi belum ada kesepakatan tertulis. Kami juga masih membuka diri dengan partai lainnya,” papar Bambang sembari menyebut masih bisa ada kandidat lain yang mendaftar di partainya.
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Kediri Adi Suwono mengatakan hal yang hampir sama. Menurutnya Nasdem bisa saja berkoalisi dengan Hanura. “Kami terbuka dengan partai manapun. Masih sangat cair. Siapapun bisa kami ajak koalisi,” tandasnya.
Meski hingga ditutup Selasa (7/5) lalu baru Ronny yang resmi mendaftar, menurut Adi ada satu kandidat lagi yang mendaftar lewat DPW Nasdem Jatim. “Identitasnya belum bisa kami sebut, tapi ada satu orang lagi,” imbuh Adi.
Terpisah, Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis Penyelenggaraan Nia Sari yang dikonfirmasi terkait tahapan jalur independen di hari pertama kemarin menyebut belum ada kandidat yang mengumpulkan berkas dukungan. Hanya saja, liaison officer (LO) dari Ronny Siswanto dikonfirmasi sudah mendatangi kantor KPU Kota Kediri. “Masih datang untuk mengambil akun silon (sistem informasi pencalonan, Red) saja,” ujar Nia.
Pengambilan akun silon itu menurut Nia merupakan salah satu prosedur pencalonan jalur independen. Bakal calon harus memiliki akun silon untuk mengunggah berkas dukungan. Yakni, 10 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) Kota Kediri sebanyak 23.397 dukungan di minimal dua kecamatan.
Terkait syarat kandidat wakil itu, Ronny belum berkomentar banyak. “Untuk pasangan independen sudah ada. Tapi rahasia,” kilah Ronny.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah