KEDIRI, JP Radar Kediri — Sejumlah partai politik (parpol) di Kota Kediri mulai memanasi mesin mereka dengan membuka penjaringan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meraih tiga kursi di legislatif dan Partai Demokrat yang mendapat dua kursi, sama-sama memulai penjaringan kemarin. Sejumlah nama kandidat yang sudah mengemuka pun digodok dengan mekanisme yang berbeda.
Ketua DPC Demokrat Kota Kediri Ashari mengatakan, penjaringan bakal calon wali kota (bacawali) di partainya dibuka setelah mendapat arahan dari DPP Demokrat. “Penjaringan akan kami buka hingga akhir April,” kata Ashari.
Adakah kandidat yang sudah melakukan pendekatan ke Demokrat? Ashari mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa kandidat. Termasuk di antaranya Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara Vinanda Prameswati. Dari internal, dia juga tak mengelak jika namanya diusulkan oleh struktur Demokrat di bawah. “(Vinanda Prameswati, Red) sudah jauh hari berkomunikasi dengan pimpinan Partai Demokrat di daerah. Bahkan sudah mengakses pucuk pimpinan Demokrat (Ketua DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Red),” lanjut Ashari.
Meski hubungan Vinanda dengan Demokrat cukup dekat, Ashari menyebut pintu Demokrat masih terbuka untuk kandidat lain. Baik dari internal atau luar struktur partai. “Rekomendasi tetap akan ditentukan oleh DPP Demokrat,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Kediri Afif Fachrudin Wijaya mengungkapkan, partainya juga membuka penjaringan mulai kemarin. Dalam rapat yang digelar sebelumnya, diakui Afif jika sudah muncul beberapa usulan nama kandidat dari struktur PKB. Yakni, Ferry Silviana Feronica yang tak lain istri mantan Wali Kota Abdullah Abu Bakar, Regina Nadya Soewono, pengusaha asal Kota Kediri. Ada pula Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara Vinanda Prameswati, Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Djalil, hingga Wakil Ketua PCNU Kota Kediri Herry Susanto.
Menindaklanjuti usulan dari struktur terbawah itu, Afif yang kemarin masih di luar kota mengaku akan bertemu lebih dulu dengan Ketua DPC PKB Kota Kediri O’ing Abdul Muid Shohib. Dalam pertemuan tersebut akan dibahas secara detail langkah lanjutan yang akan diambil oleh PKB.
Termasuk apakah desk pilkada yang akan aktif komunikasi dengan para kandidat atau opsi lainnya. “Apakah kami menunggu mereka (kandidat bacawali, Red) mendaftar atau kami yang aktif komunikasi, masih akan dibahas,” tandasnya sembari menyebut dari kader internal, nama O’ing Abdul Muid Shohib atau Gus Muid juga mendapat dukungan kuat.
Seperti diberitakan, beberapa partai juga bersiap melakukan penjaringan. Salah satunya DPD PAN Kota Kediri. Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebut partai yang meraih lima kursi di pemilihan legislatif 14 Februari lalu itu akan menggelar penjaringan kandidat setelah Idul Fitri. Sayang, saat dihubungi koran ini terkait rencana penjaringan, Abu belum merespons.
Adapun DPD Golkar Kota Kediri yang sudah menggelar rapat konsolidasi internal lebih dulu, juga sepakat mengusulkan Vinanda sebagai kandidat yang akan mendapat rekomendasi dari DPP Golkar. Meski demikian, Ketua DPD Golkar Kota Kediri Sudjono Teguh Widjaja mengaku masih menunggu keputusan dari pusat untuk kepastiannya.
Selain sejumlah nama kandidat yang ramai diwacanakan maju lewat jalur independen. Di antaranya, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronny Siswanto yang namanya juga mengemuka.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah