KEDIRI, JP Radar Kediri – Kepala Polres Kediri Kota resmi berganti kemarin. Pucuk pimpinan tertinggi polisi itu dijabat oleh AKBP Bramastyo Priaji. Dia mengisi posisi yang ditinggalkan AKBP Teddy Chandra. Di hari pertamanya bertugas, pria asal Magetan itu memastikan Kota Kediri termasuk daerah yang tidak rawan konflik pemilu.
Di depan sejumlah wartawan kemarin, Bramastyo mengungkapkan, seluruh tahapan persiapan pemilu sudah dilakukan di masa kepemimpinan Teddy. Mulai pengecekan logistik hingga kesiapan anggota dalam melakukan pengamanan.
Dari hasil analisa yang dilakukan, menurut Bramastyo, delapan kepolisian sektor (polsek) di wilayah hukum Polres Kediri Kota termasuk kategori kurang rawan konflik pemilu. “Kota Kediri Alhamdulillah aman,” tuturnya.
Untuk diketahui, pelantikan Bramastyo sebagai kepala Polres Kediri Kota dilakukan di Polda Jatim pada Rabu (31/1) lalu. Pria yang sebelumnya menjabat koordinator staf pribadi pimpinan (koorspripim) Polda Jatim itu mengisi kursi yang ditinggalkan Teddy. Dia meninggalkan Kota Kediri karena mendapat amanah baru sebagai kepala Polres Pasuruan.
Setelah pelantikan beberapa hari lalu, kemarin dua perwira menengah ini mengikuti pisah sambut di Mapolres Kediri Kota. Bramastyo dan Ratih, istrinya disambut oleh Teddy di gerbang.
Selanjutnya, mereka mengikuti tradisi pedang pora untuk masuk ke halaman mapolres. “Saya datang ke wilayah hukum Polres Kediri Kota ini penuh dengan kebahagiaan,” ungkap Bramastyo di depan ratusan anggota.
Menurut penuturan beberapa koleganya, Polres Kediri Kota adalah tempat berdinas yang sangat nyaman. Karenanya, begitu ditugaskan ke Kota Kediri, dia mengaku senang. Baginya, rezeki tak melulu berupa materi. “Kerja yang nyaman, kebersamaan dengan keluarga, dan kondusivitas kamtibmas itu juga rezeki,” terangnya.
Teddy yang juga memberi sambutan setelah Bramastyo mengaku berterima kasih kepada seluruh anggota. Sebab, mereka sudah bekerja sama dengan baik selama setahun dirinya bertugas di Kota Kediri. “Polres Kediri Kota menjadi bagian dari perjalanan hidup dan perjalanan karir saya di kepolisian,” paparnya.
Pisah sambut kepala Polres Kediri Kota kemarin berlangsung dengan suasana haru. Teddy meninggalkan Polres Kediri Kota dengan mata berkaca-kaca. Demikian pula Silvi, istrinya, yang berlinang air mata. Keduanya juga tak bisa menyembunyikan kesedihan saat bersalaman dengan seluruh anggota Mapolresta.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah