KEDIRI, JP Radar Kediri– Memasuki musim penghujan, sejumlah saluran air dipastikan bisa berfungsi dengan baik. Seperti tiga titik drainase crossing di Kota Kediri yang hampir rampung. Saluran air yang melintas di bawah perlintasan kereta api (KA) itu dibangun untuk mengurai problem genangan.
Sebagai informasi, pembangunan drainase crossing saat ini berlangsung di tiga perlintasan KA. Yakni di Jalan Pattimura, Hasanudin, dan Sriwijaya. Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, proyek masih berjalan di tiga titik itu.
“Saat ini progres masih di 95 persen,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR I Made Permana.
Made—sapaan akrabnya—menambahkan, progres pekerjaan di tiga titik tersebut hampir mirip. Seperti contohnya di Jalan Pattimura, sisa pekerjaan meliputi tahap finishing. Sedangkan untuk saluran di bawah rel kereta api dipastikan sudah tersambung.
“Masih ada pekerjaan pemasangan batu andesit untuk penutup trotoar di Jalan Pattimura,” tuturnya.
Sama halnya dengan Jalan Pattimura, di dua titik lainnya –yakni di Jalan Sriwijaya dan Hasanudin—progres pekerjaan tinggal tahap perapihan. Di dua titik tersebut, menurut Made pekerja masih melanjutkan tahap pengecoran dinding dan tutup untuk saluran air itu.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di salah satu titik proyek, tepatnya di Jalan Sriwijaya, saluran air yang berada di bawah rel KA itu masih terbuka. Proyek drainase tersebut memanjang hingga di depan permukiman warga. Made menyebut, saat ini pekerja masih dalam proses melakukan pengecoran dinding dan tutup di lokasi tersebut.
Sementara itu, memasuki musim penghujan, sejumlah drainase di Kota Kediri mulai dibersihkan. Nampak sejumlah pekerja yang membersihkan drainase beberapa hari ke belakang. Menanggapi hal tersebut, menurut Made upaya pembersihan saluran saat ini masih terus berlangsung.
“Saat ini sudah ada dua lokasi pembersihan. Di Jalan Setia Budi dan di Kelurahan Ngronggo dan Kaliombo,” pungkasnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah