Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Verifikasi Fisik Bandara Kediri Masih Dikebut, Bagaimana Hasilnya?

Karen Wibi • Senin, 13 November 2023 | 16:58 WIB
BELUM TUNTAS: Seorang pengendara motor melintas di dekat gerbang masuk Bandara Internasional Dhoho Kediri. Proses pembangunan terus dikebut jelang beroperasinya bandara tersebut bulan depan.
BELUM TUNTAS: Seorang pengendara motor melintas di dekat gerbang masuk Bandara Internasional Dhoho Kediri. Proses pembangunan terus dikebut jelang beroperasinya bandara tersebut bulan depan.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tahap demi tahap menjelang berfungsinya Bandara Internasional Dhoho Kediri mulai dilewati. Kemarin bandara di wilayah kabupaten tersebut menyelesaikan verifikasi dokumen. Sementara, untuk verifikasi fisik terkait sarana dan prasarana masih dikebut hingga kemarin.

Menariknya, verifikasi dokumen tidak berlangsung di lokasi. Melainkan di luar kota. Tepatnya di Jogjakarta.

“Untuk verifikasi dokumen sepertinya telah rampung diselesaikan,” terang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi saat dikonfirmasi kemarin.

Sukadi menuturkan, verifikasi dilakukan untuk dua hal. Pertama tentang kesiapan dokumen bandara. Kedua terkait sarpras bandara dan penunjangnya.

Untuk verifikasi dokumen dilakukan di Kota Jogjakarta. Melibatkan PT Surya Dhoho Investama SDhI, PT Angkasa Pura (AP) I, dan Kementerian Perhubungan.

Menurut Sukadi, verifikasi dokumen telah rampung diselesaikan. Namun sayang, dia belum bisa merinci terkait isi dokumen yang dibahas. Sedikit bocoran, dokumen yang diverifikasi tersebut membahas banyak hal. Salah satunya terkait mekanisme pembagian kerja saat bandara beroperasi.

“Salah satunya terkait perjanjian kerja antara PT SDhI dan AP I,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan verifikasi sarpras bandara? Sukadi mengatakan jika proses verifikasi masih terus berlangsung. Hingga kemarin, pihak Kemenhub masih terus melakukan pengecekan pada kondisi fisik bandara.

Proses verifikasi fisik akan berbeda dengan verifikasi dokumen. Salah satunya terkait lamanya proses verifikasi. Menurut Sukadi, verifikasi fisik dapat berlangsung dua hingga tiga minggu.

“Sampai saat ini masih terus berlangsung. Semoga semuanya lancar,” harapnya.

Sementara itu, Sukadi mengatakan jika Pemkab Kediri terus mengebut lima pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dirampungkan. Yaitu meliputi pelebaran akses jalan ke bandara via perempatan Banyakan. Lalu penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) akses bandara via Desa Tiron, perapian kabel dan tiang PLN, penambahan rambu lalu lintas menuju bandara, dan terakhir adalah pengaspalan untuk jalan Kediri-Nganjuk.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan jika pelebaran jalan menuju bandara via perempatan Banyakan terus dikerjakan. Hingga kemarin, proses pengosongan rumah sedang dilakukan. Pengosongan rumah milik 10 kepala keluarga (KK) tersebut akan dilakukan hingga 14 November.

Nantinya pelebaran jalan akan dilakukan sepanjang 90 meter saja. Dengan penambahan lebar menjadi 17 meter. Maklum jalan tersebut nantinya akan langsung tersambung dengan tol Kediri-Kertosono.

“Kemungkinan pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Irwan secara singkat.

Sementara itu, dari data yang dihimpun koran ini dari channel Youtube Wika Gedung, hingga pekan ke-84, empat sarpras bandara belum rampung. Yaitu Passenger Terminal Building, Air Traffic Control Tower, VVIP Terminal, dan FF1-PKP-PK Building. Dari keempat sarpras tersebut, dua diantaranya bahkan tak mengalami perkembangan dari pekan ke-83. Dua sarpras tersebut adalah VVIP Terminal yang masih di angka 99,33 persen dan FF1-PKP-PK Building yang masih 99,22 persen. 

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bandara kediri #pemkab #bandara #proyek