Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rumah Kurasi Kadin Kota Kediri Dipuji Juri Kadin Impact Award, Ternyata Ini Terobosannya

Ayu Ismawati • Rabu, 18 Oktober 2023 | 17:16 WIB

UNGGULAN: Ketua Kadin Kota Kediri M. Solikhin (kemeja putih, kanan) menyimak pertanyaan dari Wakil Ketua Organizin Committee Kadin Impact Award Feri Rizal (kemeja putih kiri) dan tim yang kemarin data
UNGGULAN: Ketua Kadin Kota Kediri M. Solikhin (kemeja putih, kanan) menyimak pertanyaan dari Wakil Ketua Organizin Committee Kadin Impact Award Feri Rizal (kemeja putih kiri) dan tim yang kemarin data

KEDIRI, JP Radar Kediri-Eksistensi Rumah Kurasi dari Kadin Kota Kediri agaknya diakui di level nasional. Kemarin, tim juri dari Kadin Impact Award (KIA) 2023 melakukan penilaian terhadap program unggulan yang memfasilitasi UMKM di Kediri Raya itu. Inovasi pembuatan sertifikat produk yang sudah dikurasi, dianggap jadi nilai plus dan menuai pujian.

Wakil Ketua Organizing Committee Kadin Impact Award Feri Rizal mengatakan, sedikitnya ada 15 kadin daerah yang mereka kunjungi. Adapun Kota Kediri merupakan daerah ke-13 yang didatangi oleh tim juri. Dari daerah yang telah dikunjungi, menurutnya Rumah Kurasi milik Kadin Kota Kediri bisa jadi cikal bakal untuk diterapkan di daerah lainnya. “Kalau ini nanti sudah jadi platform,” kata Feri.

Meski belum banyak terekspos, menurut Feri tergabungnya Rumah Kurasi sebagai salah satu nominasi bisa jadi peluang baik. Meski dari kunjungan kemarin masih ada beberapa aspek penilaian yang harus dilengkapi.

“Ada beberapa yang masih perlu kita mintakan dari teman-teman Rumah Kurasi untuk melengkapi persyaratan yang ada. Mudah-mudahan itu bisa segera diberikan,” harap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Wilayah Kalimantan Kadin Indonesia tersebut.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga Ngetrep Mojo Kabupaten Kediri Alami Kekeringan

Pantauan koran ini saat proses penilaian, tim juri beberapa kali mengajukan pertanyaan. Terutama terkait proses kurasi produk dan output yang diberikan. Salah satunya tentang sertifikat kurasi produk.

Salah satu tim juri mengaku terkesan dengan rangkuman produk yang ditampilkan dalam bentuk sertifikat. Di sana, tercatum pula daftar penunjang legalitas produk yang dihasilkan dari proses kurasi.


“Kalau saya kasih satu kata pendek dulu, yakni Rumah Kurasi yang inspiratif untuk menginspirasi yang lain. Dan sertifikasi itu nanti akan sangat membantu para pengusaha, setidaknya di nasional yang ingin memilih produk-produk yang sudah dikurasi,” ujar Dripa Sjabana, anggota tim penilai, terkait inovasi sertifikat kurasi.

Pria yang juga menjabat Komite Tetap Wilayah Sumatera Kadin Indonesia itu menuturkan, keberadaan sertifikat membuat legalitas produk bisa lebih mudah diketahui. “Saya rasa itu terobosan yang mempermudah kita memilih produk-produk yang mau kita distribusikan lebih lanjut,” tambahnya.

Menurut Dripa, sertifikasi produk juga membantu mitra mengetahui deskripsi produk. Hal itu jadi salah satu aspek penting yang dibutuhkan para reseller atau partner ekspor. Dengan inovasi sertifikat itu, menurutnya bisa menjadi peluang bagi pelaku UMKM mengembangkan produknya.

Baca Juga: Gubernur Jatim Setor Tiga Calon Pj Wali Kota Kediri ke Kemendagri

“Karena dimulai dari Kediri, bersyukurlah UMKM di Kota Kediri menjadi yang pertama menikmati peluang ini,” tandasnya ditemui sesaat setelah melakukan penjurian di Rumah Kurasi.

Untuk diketahui, hingga kini sudah ada 1.590 usaha kecil dan menengah (UKM) yang terkurasi. Sedangkan selama awal 2023 hingga sekarang, penambahan UKM yang terkurasi mencapai 702. Di tahun ini, total ada 702 sertifikat hasil kurasi yang diterbitkan oleh Rumah Kurasi dan Kadin Kota Kediri.

Ketua Kadin Kota Kediri Muhammad Solikhin mengatakan, fokus utama mereka adalah membawa UMKM naik kelas. Serta memiliki standar kompetensi yang mumpuni dalam mengembangkan produknya. “Harapannya Rumah Kurasi yang telah ditingkatkan menjadi skala nasional ini bisa dicontoh di daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Direktur Rumah Kurasi Setyohadi menambahkan, dengan terkurasinya produk UMKM, akan semakin banyak produk UMKM Indonesia yang bisa dipasarkan ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Bahkan, mencapai pasar internasional. “Kami juga ingin membantu produk UMKM Jawa Timur, khususnya Kediri bisa semakin dikenal di seluruh Indonesia dan dunia. Sudah ada beberapa produk hasil program ini yang mencapai pasar ekspor,” tuturnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#award #juri #Rumah Kurasi #eksistensi