Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dua Nama Ini Berpeluang Besar Jadi Pj Wali Kota Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 6 Oktober 2023 | 16:31 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri–Munculnya sejumlah nama kandidat penjabat (Pj) Wali Kota Kediri mendapat reaksi dari pengamat politik. Setelah menakar dari berbagai aspek, nama Sekretaris DPRD Kota Kediri Rahmad Hari Basuki dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan M. Ferry Djatmiko dinilai berpeluang besar untuk terpilih.

Pengamat Politik Johan Wahyudi mengatakan, seorang calon Pj harus memenuhi syarat administratif. Salah satunya, berstatus pejabat pimpinan tinggi pratama sebagaimana diatur dalam UU No. 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Selanjutnya, kandidat Pj wali kota juga harus memiliki kredibilitas sebagai pengisi jabatan kepala daerah. Terutama selama terjadi kekosongan pemimpin definitif.

“Kalau untuk di pemerintahan kabupaten atau kota, yang paling penting siapa yang paling menguasai birokrasi di Kota Kediri,” kata Dosen Program Studi Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang itu.

Hal berbeda bisa saja terjadi di daerah lain. Dia mencontohkan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat itu, setelah masa jabatan gubernur habis September lalu, Sekda Provinsi NTB langsung ditunjuk menjadi Pj gubernur.

Salah satu pertimbangannya menurut Johan adalah aspek penguasaan birokrasi. Hal senada menurutnya berlaku untuk Pj Wali Kota Kediri. Karenanya, calon yang berasal dari lingkungan Pemkot Kediri akan berpotensi lebih memahami kerja birokrasi dan pelayanan publik di sini.

“Menurut saya, pilihan untuk memberikan kepercayaan kepada orang yang sudah sangat kompeten dari sisi penguasaan birokrasi itu sangat penting,” jelasnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Kediri telah menetapkan tiga nama Pj walikota yang akan diusulkan ke Kemendagri. Mereka adalah Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Kediri Rahmad Hari Basuki, Asisten Perekonomian dan Pembangunan M. Ferry Djatmiko, dan Direktur RSUD Karsa Husada Batu dr Muhammad Rizal.

Melihat usulan dewan itu, Johan menilai peluang besar dimiliki oleh Sekwan Rahmad Hari Basuki. Atau, M. Ferry Djatmiko yang merupakan pejabat eselon II dari internal Pemkot Kediri. “Tapi saya tidak tahu karena kewenangan untuk memilih itu di level yang lebih atas,” tandasnya menyebut kewenangan itu ada pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Untuk diketahui, tiga kandidat yang diusulkan oleh DPRD sebagai calon Pj wali kota memiliki keunggulan masing-masing. Rahmad merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) paling senior di Pemkot Kediri. Sebelum menjabat sekretaris DPRD Kota Kediri, Rahmat juga berpengalaman di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Yang terlama di dinas pendapatan (sekarang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah). “Dukungan politik untuk Rahmad juga besar,” kata sumber koran ini.

Peluang Ferry yang juga merupan alumni IPDN juga besar. Seperti halnya Rahmat, Ferry juga berpengalaman menjabat di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di kalangan alumni IPDN Kota Kediri, Ferry juga menjadi sosok yang “dituakan”.

Bagaimana dengan dr Muh. Rizal Amin? Meski statusnya kini sebagai pegawai Pemprov Jatim, direktur rumah sakit itu juga memahami birokrasi di Kota Kediri. Sebab, dia pernah bertugas selama sekitar 15 tahun di Pemkot Kediri. Statusnya sebagai pegawai pemprov juga bisa membawa keunggulan karena bisa mendapat rekom dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.  

Seperti diberitakan, meski tiga nama tersebut sudah diusulkan oleh DPRD Kota Kediri, langkah mereka untuk terpilih sebagai Pj wali kota masih panjang. Sebab, selain kandidat dari Kota Kediri, Pemprov Jatim dan Kemendagri sama-sama memiliki kewenangan untuk mengusulkan masing-masing tiga kandidat. Selanjutnya, kandidat tersebut akan diseleksi oleh Kemendagri.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#penjabat #dprd #wali kota #Pj