KEDIRI, JP Radar Kediri–Rekanan proyek Alun-Alun Kota Kediri harus mengebut realisasi proyek. Untuk mengejar deadline penyelesaian ruang terbuka hijau itu pada akhir Oktober nanti, kontraktor harus menambah jumlah pekerjanya.
Untuk diketahui, proyek alun-alun senilai Rp 23 miliar itu sedianya baru selesai akhir Desember. Tetapi, pemkot meminta agar proyek dimajukan dua bulan. Yakni, harus bisa selesai atau dilakukan soft opening akhir Oktober nanti.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, kontraktor sudah melakukan penyesuaian dengan adanya percepatan. Langkah apa saja yang diambil? Menurut Endang salah satunya memang menambah jumlah pekerja.
“Pekerjanya ditambah. Bahan-bahan material juga sudah mulai didatangkan. Beberapa item seperti tiang lampu juga sudah terpasang. Dan rumputnya sudah mulai ditanam,” kata Endang ditemui di kantornya.
Lebih jauh ending menjelaskan, saat ini rekanan tengah melanjutkan pengerjaan interior alun-alun. Tahap itu pula yang menurutnya akan memakan waktu lebih lama.
Baca Juga: Soal Pencemaran Air di Tempurejo Kediri, Pertamina Akui Pipa Pertamax Bocor
“Nanti banyaknya yang di interior. Yang lamanya juga di interior. Kalau untuk strukturnya sudah hampir terkejar semua,” tandas Endang terkait perkembangan terbaru proyek alun-alun.
Terpisah, Manajer Teknik Kontraktor Pelaksana Surya Graha Utama KSO Sidoarjo Bagus Satrio optimis pihaknya bisa mencapai target yang ditetapkan. Kurang dari sebulan dari tenggat, menurutnya hampir semua pekerjaan konstruksi rampung.
“Kita tinggal pengadaan untuk beberapa item. Untuk konstruksinya tinggal area pedestrian,” ujar Bagus sembari menyebut progres pengadaan material juga sudah mencapai 60 persen.
Sedangkan progres pemasangan material keseluruhan baru mencapai 50 persen. Itu mencakup material untuk keperluan arsitektur, mekanikal, dan elektrikal.
“Kalau (pengadaan) untuk konstruksi kita sudah closing,” jelasnya sembari membenarkan jika selain mempercepat proses pengadaan, pihaknya juga menambah pekerja. Tujuannya agar proyek bisa selesai lebih cepat. Sehingga bisa mengejar target yang dimajukan oleh pemkot.
Baca Juga: Relokasi Pedagang Pasar Ngadiluwih Kediri Molor, Kok Bisa?
“Pekerja dan waktu kerja juga kita tambah. Jadi semua aspek yang memungkinkan untuk percepatan kita lakukan,” paparnya saat ditemui di area proyek revitalisasi alun-alun kemarin.
Untuk mengejar deadline tersebut, Bagus menuturkan, pihaknya juga memasang target mingguan. Di sisa lima minggu ini, kontraktor harus bisa mencapai target peningkatan progres tujuh hingga delapan persen tiap minggunya hingga akhir Oktober mendatang.
“Sekarang kita juga masih melaksanakan pekerjaan arsitektural untuk lantai satu dan dua, instalasi elektrikal, lanskap, dan gedungnnya,” urainya sembari mencontohkan, pekerjaan elektrikal yang ditetapkan saat ini mencakup pemasangan lampu, closed circuit television (CCTV), instalasi air bersih, hingga sistem penyiraman taman.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah