Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pengamat: Keberadaan Bandara Kediri Harus Ikut Dirasakan Daerah Tetangga

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 29 September 2023 | 16:56 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Keberadaan Bandara Internasional Dhoho Kediri memiliki potensi yang sangat besar. Potensi tersebut tentu akan menjadi hal yang positif bagi Kabupaten/Kota Kediri. Bahkan tidak hanya itu saja. Potensi dan pengembangan wilayah sekitar juga diharapkan dapat terdongkrak dengan  keberadaan bandara ini. Terlebih,banyak pihak meyakini bahwaKediri Raya akan menjadi episentrum baru di Jawa Timur.

Untuk mencapai tujuan itu, perlu ada strategi dan persiapan.Tidak hanya pemerintah dan PTSDHI selaku inisiator bandara ini. Namun seluruh stakeholder dan pihak yang berkepentingan dengan proyek besar ini.

“Untuk mengembangkannyaharus diikuti layanan ke berbagaibidang,” ujar Pakar Kebijakan Publik Prof Dr Bambang SupriyonoMS dalam Seminar Regional Kediri Menyambut Bandara Baru.

Menurut Prof Bambang, manajemen pemerintahan ini tidakhanya mengandalkan birokrat semata. Tetapi harus merambahsektor-sektor lainnya. Para pemangku kepentingan yang terkaitdengan bandara ini.

Layanan ini pun mencakup niat besar bahwa bandara ini diharapkan mampu digunakan untuk keberangkatan umrah dan haji.Sehingga pelaku bisnis di dalamnyaharus dapat diikutsertakan. Mengingat di Kediri Raya banyak travel agent yang menyediakanlayanan tersebut. 

Terlebih, pembangunan bandara ini ditukangi oleh sektor swasta. Dalam hal ini adalah PT SDHI.“Ini merupakan salah satu bentuk desentralisasi tata ruang yang harus diikuti dengan manajemen pemerintahan dari governmentmenuju governance,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Kediri Hanidhito Himawan Pramana di sela-sela kunjungan menjelaskan, pembangunan bandara terusdikebut. Sesuai target, bandarayang berada di barat Sungai Brantas itu akan beroperasi pada akhir tahun hingga awal tahun 2024.

Dhito juga menyoroti fasilitas pendukung pengoperasian bandara. Termasuk yang berada diluar area bandara. Di antaranya,keberadaan rambu-rambu lalu lintas menuju bandara. Berdasar pantauannya, jumlah rambu-rambu di sekitar bandara masih belummencukupi.

Meski demikian, menurutnya itu bukan hanya tugas Kabupaten Kediri. Melainkan juga daerah lain di sekitar Kediri. Seperti KotaKediri, Kabupaten Nganjuk, hingga Kabupaten Tulungagung. Karenanya, dalam waktu dekat bupati muda itu mengaku akan berkoordinasi terkait masalah tersebut.

“Kami juga akan terus mencoba melakukan pengembangansite development di sekitar bandara,” terangnya sembari menyebut rencana pembangunan insfrastruktur juga akan terus ditambah.

Terkait rencana teslanding dan take off pesawat, menurut Dhito kabar tersebut sangat menggembirakan. Setelah sempat ada rencana first landing pada 17 Agustus silam, agenda itu akhirnya terlaksana November nanti.

Tes yang berlangsung dua bulanke depan itu menurut Dhito sekaligus menjadi sinyal. Karenanya,Pemkab Kediri juga akan terusberbenah. Termasuk menyiapkan  akses menuju bandara yang menurut Dhito masih perlu perbaikan. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah