KEDIRI, JP Radar Kediri – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy hadir di Haul Akbar dan Doa Bersama Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin, Jumat (1/9) malam. Dalam acara yang dihadirinya secara virtual itu, ia mengajak umat dan para alim ulama mendoakan warga Indonesia. Khususnya yang berada di daerah konflik seperti di Provinsi Papua Tengah.
“Telah terjadi kelaparan di tiga kecamatan. Dan itu merupakan wilayah konflik yang belum pernah ada pejabat Pusat yang hadir di tempat itu,” ujar Muhadjir terkait kunjungannya di Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis (31/8) lalu. Dengan kunjungan itu, ia berharap agar persoalan kelaparan dan konflik di Papua Tengah bisa segera terselesaikan.
Putra dari keturunan keenam Kiai Ageng Basyariyah itupun mengajak umat dan para alim ulama ikut mendoakan kebaikan bagi warga. Khususnya yang berada di daerah konflik.
“Memang masalahnya masih sangat berat. Selain karena kawasan pegunungan yang tidak banyak ada tanaman, kawasan ini masih dilanda konflik. Dan setiap orang berupaya untuk menghindari wilayah ini. Sehingga banyak masalah yang belum bisa diselesaikan,” imbuhnya.
Persoalan seperti kemiskinan, stunting, dan kelangkaan bahan makanan merupakan tiga ancaman utama bagi warga di tiga kecamatan di sana. Hingga saat ini, menurut Muhadjir, pemerintah harus terus membantu agar warga bisa bertahan hidup. Terlebih di tengah cuaca dingin yang melanda kawasan tersebut.
Dalam acara yang digelar oleh Yayasan Diponegoro, Pondok Pesantren Assalam Kediri itu juga dihadiri oleh sejumlah ulama. Di antaranya KH Agus Sabuth Panoto Projo atau Gus Sabuth, KH Raden Mashadi Prawiranegara, KH Dliya’ Uddin Azzamzami, hingga Kesultanan Palembang yang diwakilkan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.
Digelar di halaman Masjid Assalam, Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat, kegiatan doa bersama itu turut dihadiri oleh ratusan jemaah. Mereka duduk rapi di bawah tenda-tenda yang juga berada di halaman masjid. Acara yang dimulai pukul 20.00 itu pun diakhiri dengan pembacaan Alquran.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah