KEDIRI, JP Radar Kediri - Beroperasinya Bandara Dhoho Kediri tinggal menunggu hitungan bulan. Namun jelang beroperasinya bandara, masih banyak ketakutan tentang warga lokal. Mereka khawatir tak bisa terlibat dan hanya menjadi penonton.
Oleh sebab itu, Komisi III DPRD Kabupaten Kediri mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif untuk membina warga sekitar bandara. “Jangan sampai warga lokal yang harusnya menikmati malah hanya menjadi penonton,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Kediri Taufik Chavifudin.
Taufik menerangkan, jelang beroperasinya bandara harus ada banyak hal yang dipikrkan oleh para pemangku kebijakan. Salah satunya adalah nasib warga lokal. Dia berharap pemda dapat untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) warga sekitar. Sehingga warga dapat ambil bagian dari berdirinya bandara. “Bisa jadi soal pelatihan UMKM atau ketrampilan serupa,” tuturnya.
Menyikapi hal ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pemkab sudah beberapa kali melakukan pelatihan terkait hal ini. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri.
“Kita upayakan untuk memberikan pelatihan. Dengan tujuan agar warga sekitar juga bisa menikmati dengan adanya bandara,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati menyebut banyak UMKM yang belum siap bersaing di taraf nasional. Namun, itu hanya masalah waktu saja. Karena hingga sampai saat ini, pelatihan terus dilakukan.
Tidak hanya itu, Mamiek juga mengungkapkan jika pemkab terus membuat wadah bagi pengusaha UMKM. Dengan harapan agar mereka dapat belajar. Tujuan terakhirnya adalah agar produk mereka dapat dikenal di level nasional. Terutama dengan keuntungan adanya bandara di Kediri.
“Kita terus buat program-program untuk pengembangan pengusaha UMKM di Kabupaten Kediri,” tutup Mamiek.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah