KEDIRI, JP Radar Kediri - Pengerjaan akses jalan ke Jembatan Jongbiru akan segera dimulai. Kemarin, pemenang lelang PT Poncoredjo dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali mulai melakukan survei. Mereka tengah menyiapkan lokasi sebelum perbaikan dilakukan.
Dalam survei tersebut, PT Poncoredjo sebagai pemenang tender ingin melihat kondisi jalan sebelum dibangun. Mereka melihat sejauh mana pembebasan lahan dilakukan. Dari puluhan bangunan yang dilakukan pembebasan, ada satu bangunan yang belum dihancurkan.
Bangunan tersebut adalah bekas gardu milik PLN. Irwan menyebut, hingga kemarin Pemkab Kediri telah menyurati Kementerian BUMN. Tujuannya adalah untuk melakukan pembongkaran pada gardu milik PLN untuk dilakukan pelebaran akses jalan.
“Untuk pembangunan akses jalan ke Jembatan Jongbiru akan dimulai bulan depan,” terang Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama kepada wartawan koran ini.
Selain masalah gardu yang belum dibongkar, masalah lain adalah tiang listrik yang masih belum dipindah. Dalam waktu dekat, rencananya tiang-tiang tersebut akan segera dipindah. Paling tidak sebelum perbaikan akses jalan yang akan dilakukan di bulan depan.
“Karena perbaikan akses jalan akan dilakukan bulan depan. Jadi dari sekarang sudah mulai lakukan survei,” tutur pria berkacamata tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya, pembangunan Jembatan Jongbiru dan akses jalan menuju ke jembatan akan segera dibangun. Sesuai rencananya, pembangunan jembatan akan dilakukan pada bulan ini. Karena jembatan yang sudah rusak sejak tahun 2017 itu telah mendapat pemenang lelang. Adalah PT Dwi Mulyo Lestari yang berlamatkan di Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun. Nantinya perbaikan jembatan penghubung Desa Jongbiru dengan Kelurahan Mrican itu akan menghabiskan anggaran mencapai Rp 25,46 Miliar.
Sedangkan untuk akses jalan, Irwan menyebut jika pengerjaannya masih akan dilakukan antara bulan September. Meski demikian, Irwan mengatakan jika pengerjaan perbaikan akses jalan tidak membutuhkan waktu lama.
Sedangkan untuk perbaikan jalan akan dilakukan oleh PT. Poncoredjo dari Kota Surakarta, Jawa Tengah. Nantinya perbaikan jalan tersebut akan menghabiskan anggaran mencapai Rp 26,91. Anggaran tersebut bukan hanya untuk perbaikan jalan menuju ke Jembatan Jongbiru. Namun perbaikan ruas jalan Banjarmlati-Mojo-Catut dan Grogol-Tiron.
“Akhir tahun perbaikan akses jalan tersebut diprediksi akan segera selesai,” tandas Irwan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah