“Itu yang kami usulkan (formasi, Red). Tapi bagaimana nanti, kami juga tidak bisa memastikannya,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Heru Santosa.
Lebih jauh Heru mengungkapkan, ratusan formasi tersebut diperuntukkan khusus untuk tenaga pendidik alias guru, tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga teknis. Meski sudah mengusulkan ratusan formasi, Heru menegaskan jika semua masih bersifat usulan. Artinya, kuota yang turun bisa saja tidak sama dengan usulan formasi tersebut.
Jumlah kuota menurut Heru sesuai dengan pertimbangan dan perhitungan kebutuhan pegawai yang dilakukan oleh Kementerian PANRB. Dia pun tidak berani berspekulasi terkait kepastian formasi tersebut. Dia hanya berharap usulan dan hasil penetapan tidak mengalami perbedaan yang relatif jauh. Sehingga, kebutuhan pegawai di Kabupaten Kediri bisa tercukupi. “Memang kekurangannya masih banyak,” terang Heru.
Untuk diketahui, ratusan formasi guru yang diusulkan oleh BKD Kabupaten Kediri ke Kementerian PANRB tersebut adalah mereka yang sudah lolos passing grade dalam tes PPPK tahun lalu. Terutama para guru dari sekolah swasta yang belum diangkat menjadi PPPK.
Selain BKD Kabupaten Kediri, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri juga mengusulkan formasi ke Kementerian PANRB. Data yang dihimpun koran ini dari Kementerian PANRB, total ada 183 formasi yang sudah diterima kementerian.
Sesuai petunjuk teknis dari Kementerian PANRB, ratusan formasi tersebut merupakan peserta tes PPPK tahun lalu yang sudah lolos passing grade. Yakni, para guru dari sekolah swasta di Kota Kediri.
Seperti halnya 38 kabupaten/kota lain di Jawa Timur, pemerintah daerah saat ini tengah menunggu turunnya kuota PPPK di daerah masing-masing. Sayang, Kepala BKPSDM Kota Kediri Un Achmad Nurdin belum bersedia berkomentar terkait usulan formasi PPPK ke Kementerian PANRB. Saat dihubungi koran ini tadi malam, dia mengaku masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari kementerian. “Saya belum bisa berkomentar lebih jauh (tentang usulan formasi PPPK, Red),” katanya.
Sebelumnya, Menteri PANRB RI Azwar Anas mengatakan, rencana rekrutmen ASN akan dimulai September depan. Hanya saja, tanggalnya belum ditetapkan. Berdasarkan data yang dilansir dari Jawa Pos, formasi PPPK guru untuk instansi daerah terdiri dari 580.202 orang. Formasi PPPK nakes mencapai 327.542 orang. Kemudian, PPPK tenaga teknis sebanyak 35.000 orang.
“Dari total formasi yang tadi itu, 80 persen yang non-ASN atau PPPK,” tegas mantan Bupati Banyuwangi tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah