Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dishub Kota Kediri Antisipasi Enam Titik Rawan Macet dan Kecelakaan

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 12 April 2023 | 18:01 WIB
PANTAU KEMACETAN: Petugas ATCS Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri memantau kondisi lalu lintas jelang Lebaran. Tercatat, ada enam titik rawan macet di Kota Kediri. (Foto: Ilmidza Nadzira)
PANTAU KEMACETAN: Petugas ATCS Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri memantau kondisi lalu lintas jelang Lebaran. Tercatat, ada enam titik rawan macet di Kota Kediri. (Foto: Ilmidza Nadzira)
KEDIRI, JP Radar Kediri– Satlantas Polres Kediri Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri mulai memetakan sejumlah potensi kerawanan, baik macet maupun kecelakaan kendaraan. Itu selama arus mudik Lebaran nanti. Setidaknya ada enam titik rawan kemacetan dipetakan dishub.

Kepala Dishub Kota Kediri Didik Catur mengatakan, ada enam titik yang diprediksi macet selama arus mudik dan balik Lebaran. “Lokasinya ada di Jl Dhoho, Jl Panglima Sudirman, Semampir, Jl Kapten Tendean, Jl Hasanudin, Jl Pattimura,” tuturnya.

Prediksi kepadatan kendaraan didasarkan pada kebijakan pemerintah. Yakni berupa peniadaan pembatasan pergerakan selama libur Lebaran atau cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2023, sehingga berpotensi terjadi kemacetan.

Upaya antisipasinya, Didik menerangkan, akan bekerja sama dan mengikuti arahan kepolisian. Saat ini, upaya yang sudah disiapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan adalah rekayasa lalu lintas. “Yang jelas, antisipasinya sesuai kondisi lapangan,” imbuhnya. Prediksi kenaikan volume kendaraan saat arus mudik nanti mencapai 30 persen.

Selain memetakan titik rawan macet, titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga telah dipetakan satlantas polresta. Kasatlantas Polresta AKP Prastya Yana mengatakan, setidaknya ada dua titik yang jadi atensi kerawanan kecelakaan lalu lintas atau blackspot. “Ada di Jl Kapten Tendean dan Jl KH Wahid Hasyim di Mojoroto,” ungkapnya.

Prastya menjelaskan, di Jl Kapten Tendean dinyatakan blackspot karena fatalitas kecelakaannya sangat tinggi. Sementara, di Jl KH Wahid Hasyim adalah titik dengan kejadian kecelakaan paling sering. “Jadi di Jl Kapten Tendean ini paling banyak kecelakaan hingga menyebabkan meninggal makanya disebut titik dengan fatalitas tinggi,” imbuh perwira berpangkat tiga balok di pundak ini.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#macet #info kediri #dishub #lebaran #kediri news