Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Satu Bulan, PMK Kabupaten Kediri Musnahkan 58 Sarang Tawon Endas

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 8 Maret 2023 | 17:40 WIB
BERSIAP: Petugas PMK hendak menaiki kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang terparkir di halaman depan kantor PMK Kota Kediri kemarin. (Foto: Ayu)
BERSIAP: Petugas PMK hendak menaiki kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang terparkir di halaman depan kantor PMK Kota Kediri kemarin. (Foto: Ayu)
KABUPATEN, JP Radar Kediri– Pasukan Memadamkan Kebakaran (PMK) Kabupaten Kediri memusnahkan sarang tawon endas di empat lokasi. Tersebar di tiga kecamatan, Gurah, Kayenkidul, dan Badas.

Siti Khoirumah, 52, warga Desa Krecek, Kecamatan Badas, menyatakan baru mengetahui beberapa hari sebelumnya. Sarang Vespa Affinis itu berada di bekas dapur rumah Umi Khoiriyah, ibunya. “Wingenane waktu bersih-bersih baru tahu ada sarang tawon sebesar itu,” ungkap wanita berhijab tersebut.

Siti kemudian melapor ke PMK, Sabtu (4/3). Kemudian, petugas menindaklanjuti Senin (6/3). Saat pemusnahan di rumah Umi, warga lain datang melaporkan hal sama. Dia adalah Imam Bajuri, 60, warga Krecek, tetangga Siti dari RT berbeda. “Waktu mau memperbaiki antena TV, baru tahu ada sarang tawon,” kata Imam.

Ukurannya melebihi kepala orang dewasa. Supriyadi, anggota tim PMK, menyatakan kasus sarang tawon paling sering ditangani. Selama Februari totalnya 58 kasus. “Saat ini paling ramai evakuasi sarang tawon,” beber pria yang memiliki hobi memelihara ular tersebut.

Terkait kasus di Desa Krecek, Supri mengungkapkan, bila tawon menyengat manusia bisa mengakibatkan kematian. “Itu kalau nyengat ke tubuh orang yang lemah, bisa sampai meninggal. Tapi ada juga yang jadinya kayak alergi (biduran, Red),” paparnya.

Dari pemusnahan sarang tawon itu diketahui ada satu korban dari Kayenkidul. Menurut Supri, warga ini disengat karena berupaya memindahkan sendiri sarang tawon. “Ada satu korban tadi, infonya sudah dibawa ke IGD rumah sakit,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #kediri viral #kediri mews #pmk #kediri terkini