Untuk diketahui, para pekerja yang belum mendapat transfer BSU lewat rekening mereka mulai berbondong-bondong mendatangi kantor pos. Dengan menunjukkan nomor induk kependudukan (NIK), petugas akan langsung
mengecek data pekerja. Yakni, apakah mereka bisa menerima bantuan kembali atau tidak.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di Kantor Pos Kediri kemarin tidak sedikit yang harus balik kanan tanpa membawa uang karena data mereka tidak terdeteksi sebagai penerima BSU. Terkait hal tersebut, Kepala Kantor BPJS Cabang Kediri Suharno Abidin mengungkapkan, sebelum pencairan BSU tahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan verifikasi ulang.
“Kalau sudah menerima salah satu bansos (bantuan sosial, Red) maka pasti akan kena filterisasi verifikasi,” kata Suharno sembari menyebut pekerja tidak bisa lagi menerima BSU.
Para pekerja yang tahun ini tidak lagi menerima BSU bisa saja sudah terdaftar pada program Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, atau bantuan produktif usaha mikro. Selebihnya, mereka yang berstattus pegawai negeri sipil, TNI, dan Polri tidak bisa menerima bansos. Hal tersebut menurut Suharno sesuai dengan Permenaker No. 10/2022.
Kepala PT Pos Indonesia Cabang Kediri Kusnadi menambahkan, pihaknya sudah menelisik beberapa pekerja yang tidak lagi menerima BSU tahun ini. Ternyata memang ada anggota keluarga dalam satu kartu keluarga (KK) yang menerima bantuan sosial lainnya.
Karena alasan itu pula, NIK keluarga tersebut akan tercatat sebagai penerima bansos. Selanjutnya, NIK mereka otomatis akan terfilter. Tidak bisa lagi menerima BSU tahun ini.
Meski ada pekerja yang belum mendapat BSU secara tunai, Kusnadi mengklaim penyaluran di wilayah kerjanya sudah mencapai 50 persen. Dari total 15.223 penerima BSU, kemarin (7/11) bantuan yang sudah tersalurkan mencapai 7.261 jiwa. “Datanya terus berjalan, itu data sampai pukul 12.10 (kemarin, Red),” beber pria berkacamata itu.
Untuk mempercepat penyaluran, Kusnadi sekarang sudah menyiapkan penyaluran ke perusahaan yang ada di Kediri. Hal tersebut menurutnya merupakan upaya PT Pos Indonesia mengejar target realisasi sesuai kuota yang ditetapkan oleh pemerintah. Selebihnya, mereka juga akan jemput bola mengantar ke rumah warga. Editor : Anwar Bahar Basalamah