Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gantikan Muzer Zaidib, Mujiono Come Back

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 8 Agustus 2022 | 21:27 WIB
SIAP BERTUGAS: Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto Imam Mahmudi (kanan) mengambil sumpah Mujiono dalam pelantikan di DPRD Kota Kediri kemarin. (Ilmidza Nadzira/JPRK)
SIAP BERTUGAS: Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto Imam Mahmudi (kanan) mengambil sumpah Mujiono dalam pelantikan di DPRD Kota Kediri kemarin. (Ilmidza Nadzira/JPRK)
KOTA, JP Radar Kediri–Mujiono come back ke legislatif. Pria yang pernah menjabat anggota DPRD Kota Kediri periode 2014-2019 lalu itu dilantik menjadi anggota DPRD pengganti antar waktu (PAW). Dia mengisi kursi yang ditinggalkan Muzer Zaidib awal Maret lalu.

Pelantikan dilakukan sekitar pukul 14.00 kemarin. Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto Imam Mahmudi menyematkan pin DPRD sebagai simbol kembalinya politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. “Pak Mujiono mengisi kursi dapil Pesantren yang kosong karena perolehan suaranya di bawah Pak Zaidib (Muzer Zaidib, Red),” kata Ketua DPC PKB Kota Kediri Abdul Muid Sohib.

Pria yang akrab disapa Gus Muid ini mengungkapkan, dalam pemilu 2019 lalu, Muzer Zaidib meraih suara sekitar 2.800. Adapun Mujiono meraih suara sekitar 2.500 atau berada di urutan kedua.

Karenanya, setelah Muzer Zaidib meninggal 4 Maret silam, PKB mengusulkan pria yang akrab disapa Mbah Lurah itu untuk mengisi kursi partai berlambang bintang sembilan itu. Sesuai posisi Zaidib, Mujiono akan duduk di Komisi A. “(Mujiono, Red) juga menjadi anggota bapemperda (badan pembentukan peraturan daerah, Red),” terang Gus Muid.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto Imam Mahmudi mengungkapkan, dengan pelantikan Mujiono kemarin dia berharap politisi PKB itu bisa segera menyesuaikan diri dengan anggota dewan lain. Sehingga, dia bisa melaksanakan tugas-tugasnya di legislatif.

“Yang penting bisa segera bertugas dan menjadi penyambung kepentingan rakyat untuk kita perjuangkan di DPRD. Sebagai wakil ya kita harus proaktif turun ke lapangan untuk membantu masyarakat,” ajaknya.

Untuk diketahui, meski kursi PKB yang kosong sepeninggalan Muzer Zaidib sudah diisi kemarin, DPRD Kota Kediri masih menyisakan satu kursi kosong lainnya. Yakni, kursi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang ditinggalkan oleh Nafis Kurtubi.

Dengan belum diisinya satu kursi milik Nasdem, total yang terisi baru 29 kursi. Ketua DPD Partai Nasdem Kota Kediri Adi Suwono yang dikonfirmasi tentang pengisian kursi partainya mengungkapkan, pihaknya sudah mengusulkan pengganti Nafis ke DPP. “Kami usulkan M. Yasin,” terang Adi tentang calon anggota legislatif yang perolehan suaranya di dapil 3 Kota Kediri di bawah Nafis tersebut.

Mengapa hingga awal Agustus ini belum diisi? Adi menyebut, saat ini struktur partai mulai daerah hingga pusat masih fokus menangani pendaftaran partai politik (parpol) ke KPU. Dia memperkirakan dalam satu atau dua minggu ke depan surat dari DPP akan turun.

“Begitu surat dari DPP turun, akan langsung kami proses PAW-nya. Kami menargetkan bulan ini sudah bisa terisi,” tegasnya sembari menyebut secara administrasi tidak ada hambatan besar. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#berita terkini #dprd kota kediri #ketua dprd #ketua dprd kota kediri #kediri #info kediri raya #info kediri #kediri raya #dprd #info terkini #kediri hits #kediri lagi #berita kediri hari ini #berita kediri #partai nasdem #kediri news #kota kediri