Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Taman Pintar saat Pandemi Covid-19

adi nugroho • Senin, 21 Juni 2021 | 17:23 WIB
taman-pintar-saat-pandemi-covid-19
taman-pintar-saat-pandemi-covid-19


Taman Pintar di Jalan Barito, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk menjadi salah satu taman favorit di Nganjuk. Saat pandemi Covid-19, Taman Pintar harus tutup total. Ini untuk mencegah penularan virus korona.


Paranet dipasang di pintu masuk Taman Pintar. Tujuannya hanya satu. Warga tidak bisa masuk di Taman Pintar. Bahkan, dengan ditutup paranet tersebut taman yang memiliki banyak permainan, seperti ayunan, perosotan, air mancur, dan taman lalu lintas tidak terliha dari Jalan Barito.


Namun demikian, bagi warga Nganjuk dan sekitarnya, penutupan paranet tersebut tidak berarti. Mereka tetap menerobos dan bermain di Taman Pintar. Tak jarang, pengunjung juga berswafoto di sana. “Saya dan teman-teman jika siang hingga sore hari main di Taman Pintar,” ujar Ayu Citra saat ditemui wartawan koran ini pada Kamis (17/6).


Karena rumahnya dekat dengan Taman Pintar, Ayu dan teman-temannya tidak kesulitan menerobos paranet. Bahkan, mereka juga bisa masuk lewat barat atau belakang Taman Pintar. Kebetulan, di sana tidak ada pintunya. “Enak main di sini kalau siang hari karena rindang,” ujar siswi SD ini.


Meski ada petugas kebersihan di Taman Pintar, Ayu dan teman-temannya tidak takut. Mereka menganggap hal itu sudah biasa. “Senang sekali main sama teman-teman,” ujarnya.


Selain anak-anak, warga setempat juga banyak yang mengasuh anaknya di Taman Pintar. Mayoritas mereka adalah warga sekitar Taman Pintar. Sedangkan, pengunjung dari luar Nganjuk tidak terlihat.


Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk Yuni Dwi Firmaningtyas menegaskan jika Taman Pintar masih belum buka. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir. “Penderita Covid-19 masih terus bertambah. Jadi, Taman Pintar belum dibuka,” ujarnya.


Yuni mengatakan, Taman Pintar sudah ditutup setahun lebih. Karena sejak Maret 2020, Taman Pintar tidak dibuka. Lampu taman juga dimatikan saat malam hari. Kemudian, dipasang paranet di pintu masuk. “Kami juga siapkan petugas untuk mengawasinya,” ujarnya.


Terkait masih adanya warga yang menerobos Taman Pintar, perempuan asal Warujayeng ini meminta agar hal itu tidak dilakukan lagi. Karena Taman Pintar ditutup untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menularkan virus korona. “Mohon dipatuhi protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” harapnya.


Mantan Kasi Kerusakan Lingkungan DLH Nganjuk ini meminta agar petugas di Taman Pintar bertindak tegas. Jika ada warga yang menerobos harus ditegur. Sehingga, tidak terjadi kerumunan di Taman Pintar.

Editor : adi nugroho
#taman pintar #kabar nganjuk #pemkab nganjuk #radar nganjuk