NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Jelang lebaran Minggu (23/5) nanti, pelayanan SIM dan Samsat Nganjuk diliburkan. Rencananya, pelayanan akan kembali dibuka Selasa (26/5) depan.
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta mengatakan, kedua pelayanan tersebut diliburkan selama lima hari. “Baik samsat maupun Satpas SIM juga akan libur,” ujar Hegy.
Meskipun begitu, pembayaran pajak tahunan masih tetap dapat dilakukan oleh masyarakat jika memang telah mendesak. Namun, pembayaran hanya bisa dilakukan secara online atau daring saja.
Beberapa layanan yang dapat digunakan masyarakat untuk membayar secara online tersebut antara lain adalah E-Samsatjatim, Tokopedia, Linkjatim, dan minimarket lain. “Bisa juga dibayar lewat Indomaret atau Alfamart,” sambungnya.
Lebih lanjut, meski pelayanan SIM berhenti sementara, masyarakat tetap dapat menggunakan lapangan ujian praktik SIM di Satlantas Polres Nganjuk untuk berlatih. Seperti yang terlihat kemarin sore, sejumlah remaja terlihat berlatih di lapangan uji praktik SIM tersebut.
Kebanyakan mencoba berlatih untuk melalui rintangan ujian praktik SIM C atau untuk kendaraan roda dua. “Silakan kalau ada masyarakat yang ingin berlatih,” imbuh perwira dengan pangkat tiga balok emas tersebut.
Lebih jauh Hegy menjelaskan, yang diliburkan hanyalah dua pelayanan tersebut. Adapun anggota polisi tetap bertugas selama lebaran dan musim mudik tahun ini. Terlebih, Polres Nganjuk juga sedang menggencarkan penyekatan untuk para pemudik.
Total, ada tujuh titik pos pemantauan bagi kendaraan dari luar kota yang akan masuk ke Kota Angin. Antara lain di wilayah Prambon, Ngronggot, Pace, Kertosono, Wilangan, dan Rejoso. Selain itu, yang utama adalah di pintu tol Begadung, Nganjuk.
Hegy menyebut, mayoritas kendaraan dari luar kota lebih memilih menggunakan jalur tol daripada jalur arteri. Karenanya, polisi memperketat penyekatan di jalur bebas hambatan itu.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik dahulu saat lebaran tahun ini. Demi kebaikan bersama,” pesannya sembari menyebut polisi tidak akan segan-segan untuk meminta pemudik balik arah.
Editor : adi nugroho