KEDIRI KOTA - Cuaca buruk yang disertai badai di Arab Saudi memengaruhi jadwal kepulangan jamaah haji asal Kota dan Kabupaten Kediri besok (15/9). Waktu tiba di Tanah Air jadi mundur beberapa jam dari jadwal semula.
Penundaan paling lama dialami jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 53 embarkasi Surabaya (SUB). Kloter yang berisi jamaah haji dari Kota Kediri ini akan mengalami penundaan penerbangan hingga tiga jam. Sementara, jamaah dari Kabupaten Kediri hanya mundur satu jam dari rencana awal.
“Awalnya dijadwalkan sampai Kota Kediri pukul 11.00 WIB. Namun karena penundaan maka perkiraan jamaah datang sekitar pukul 14.00 WIB,” terang Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Kediri Tjitjik Rahmawati.
Informasi yang diterima Kemenag, menurut Tjitjik, menyebutkan cuaca buruk sedang melanda Arab Saudi. Beberapa maskapai mengalami pengaturan ulang jadwal penerbangan. Terutama yang menuju Tanah Air.
Awalnya, Kloter 53 dijadwalkan landing di Bandara Juanda pada pukul 07.00. Dengan adanya penundaan itu rombongan baru tiba di Juanda pukul 10.00. Kemudian mereka masih akan singgah di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Di tempat ini jamaah berada selama sekitar dua jam. “Mereka akan diperiksa kesehatannya,” jelas Tjitjik.
Setelah itu jamaah akan menuju ke Kota Kediri. Bila asumsi selesai pemeriksaan kesehatan pukul 12.00 dan perjalanan ke Kediri memakan waktu dua jam, kemungkinan jamaah akan tiba di Aula Muktamar Lirboyo pada pukul 14.00.
Tjitjik menyebut, pihak Kemenag sudah merevisi undangan untuk para penjemput jamaah. Hingga kemarin, undangan itu sudah diambil hingga 90 persen. Para penjemput juga akan ditandai dengan stiker khusus. “Satu jamaah satu penjemput,” tambahnya.
Pemberian stiker agar memudahkan pengambilan koper. Pengambilan itu akan diwakilkan pada satu penjemput sehingga lebih efisien. Keluarga dan penjemput yang tak membawa stiker dan undangan harus menunggu di luar Aula Muktamar.
Dengan penundaan itu, penjemput disarankan tiba di lokasi penjemputan sekitar pukul 12.30.
Sementara, jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang masuk Kloter 54 akan mengalami penundaan selama satu jam. Penundaan itu membuat Kloter 54 akan tiba hampir bersamaan dengan jamaah Kloter 53.
Pihak Kemenag mengimbau keluarga jamaah haji kloter 54 SUB tidak resah dengan penundaan ini. Selain karena hanya berselang satu jam saja, penundaan ini juga demi keselamatan jamaah.
“Besok (hari ini, Red) malam kami akan berangkat ke Surabaya untuk mengurus kebutuhan administrasi jamaah,” tutur Aziez Oesman, kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kediri.
Penundaan kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kediri hanya dialami oleh kloter 54 SUB saja. Sedangkan untuk kloter 55 dan 56 SUB kedatangan mereka sesuai jadwal. Kloter 55 SUB dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya besok pukul 13.45 WIB. Sedangkan kloter 56 SUB, baru akan tiba keesokan harinya, Minggu (16/9) pukul 01.25 WIB.
Berdasarkan keterangan Aziez, kloter 54 SUB akan menggunakan penerbangan dengan nomor SV5514. Sedangkan kloter 55 SUB nomor penerbangannya SV5717 dan kloter 56 menggunakan penerbangan nomor SV5711.
Paulo Jose Ximenes, humas Kemenag Kabupaten Kediri berpesan kepada para penjemput agar mematuhi peraturan penjemputan yang telah direncanakan dan diatur oleh petugas. “Kami harapkan penjemput agar tertib dan mematuhi peraturan. Hanya mobil yang memiliki stiker penjemput yang bisa masuk,” pesannya.
Editor : adi nugroho