KEDIRI KOTA - Samsul Ashar kembali berburu rekomendasi sebagai bakal calon walikota (bacawali). Setelah mendaftar di PDI Perjuangan, kemarin, mantan Wali Kota Kediri tersebut mengambil formulir di kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Kediri.
Menariknya, Samsul yang datang bersama tim pemenangannya itu langsung melengkapi semua persyaratan. Walaupun masa pendaftaran di PKB baru tutup 15 Agustus mendatang, Samsul terlihat antusias. Dia pun bisa mengembalikan formulir saat itu juga.
“Ini formulir ketiga yang saya kembalikan,” terangnya kepada para wartawan kemarin.
Selain di PDI Perjuangan, Samsul juga diketahui sudah mendaftar di Partai Nasdem. Sedangkan formulir yang dia ambil di Partai Hanura masih belum dikembalikan.
Samsul mengakui, saat ini yang dibutuhkan adalah koalisi banyak partai. Mengingat hampir seluruh partai politik (parpol) di Kota Kediri tak memiliki kursi yang cukup untuk bisa mencalonkan calon sendiri. Karena itulah dia juga berusaha merangkul banyak parpol.
“Semakin banyak parpol yang bergabung, semakin banyak pula masyarakat yang mendukung,” tandasnya.
Samsul kembali menekankan bahwa dirinya sudah memiliki gambaran tentang apa yang nantinya akan dibenahi jika memang terpilih kembali. Salah satu fokusnya adalah peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) warga Kota Kediri. Caranya yakni melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Tidak muluk-muluk target saya IPM bisa naik hingga 80,” suluknya saat ditemui di kantor DPC PKB di Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren kemarin.
Apa program andalannya untuk mendongkrak angka IPM itu? Samsul tidak banyak berkomentar. Menurutnya, dia nanti pasti akan menyampaikannya ketika pemaparan visi misi ke masyarakat. Meski demikian Samsul memberikan sedikit bocoran yakni tentang pohon cita-cita.
“Harapannya seluruh warga Kota Kediri baik dari kalangan mampu atau tidak mampu nanti bisa mengenyam pendidikan. Lebih detailnya nanti ya,” kelitnya.
Apakah sudah bertemu wakil yang cocok untuk mendampinginya saat pilwali nanti? Samsul mengaku belum menemukannya. Makanya dirinya masih menunggu saja siapa wakil yang akan diajukan dari partai pengusung untuk mendampinginya.
“Semoga bisa segera menemukan calon wakil yang cocok dengan saya,” katanya.
Sementara itu, Muzer Zaidib, rois syuriah DPC PKB Kota Kediri menjelaskan bahwa DPC PKB baru menerima dua pendaftar saja. Yakni Sudjono Teguh Widjaja dari Partai Golkar dan Samsul Ashar. Terkait dengan siapa nanti yang benar-benar diusung, Muzer menegaskan menunggu keputusan DPP.
“Kami sifatnya hanya memberikan usulan. Hasil pastinya nanti dari DPP,” tandasnya.
Komunikasi politik sejauh ini juga sudah sudah dijalin bersama beberapa parpol. Namun Muzer sendiri belum berani memastikan dengan siapa parpolnya akan berafiliasi nantinya. “Saat ini masih tahap penjajakan,” elaknya. (dna/fud)
Judul Sambungan\\Muzer Menunggu Keputusan DPP
Editor : adi nugroho