JP Radar Kediri - Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres akan memulai lembaran baru bersama Macan Putih.
Perjalanan di Super League 2026/2027 nanti, dia ingin memberikan lebih banyak kemenangan untuk para penggemar setia Macan Putih-julukan Persik Kediri.
"Setiap penggemar pasti ingin kemenangan. Bukan saja memberikan permainan yang indah, tetapi kemenangan," kata pelatih yang akrab disapa Marcos itu.
Jika berkaca musim lalu, permainan yang ditampilkan Macan Putih memang tak sepenuhnya buruk.
Hanya saja, hasil pertandingannya memang tak memuaskan. Misalnya saja saat bertandang ke kandang Maung Bandung-julukan Persib Bandung.
Dalam laga itu, Ezra Walian dkk tampak memberikan perlawanan maksimal kepada sang pemuncak klasemen.
Penguasaan bolanya hanya berselisih tipis. Yakni hanya 2 persen. Yang mana, Persik Kediri mencatatkan sebesar 49 persen.
Sedangkan Persib Bandung 51 persen. Lalu, peluang tendangan sudut yang didapatkan kedua tim sama-sama sebanyak tujuh. Nahasnya, Persik Kediri-lah yang harus menelan pil pahit dalam laga ini, yaitu kalah 0-3.
Sejatinya, Marcos menyadari penuh apa yang diharapkan para penggemar Macan Putih. Ya, kemenangan.
Musim depan, dia ingin penggemar Persik Kediri menikmati permainan yang ditampilkan anak asuhnya. Tentunya permainan epik yang disertai dengan kemenangan.
"Kami harus bekerja keras agar tim bisa lebih bersaing dan berharap kami bisa meraih kemenangan sebanyak mungkin, mari kita lihat seberapa banyak kami bisa menang," katanya.
Terlepas dari itu, Marcos menyebut bahwa dukungan suporter sangatlah berarti baginya.
Dia pun mengapresiasi hal tersebut. Namun, sebagai pelatih, dia ingin membayar dukungan itu dengan kemenangan tim.
"Saya ingin membuat mereka bangga dengan tim, saya ingin penggemar menikmati semua pertandingan," tandasnya.
Baca Juga: Menanti Wajah Baru Persik Kediri, Marcos Optimistis Peringkat Dapat Lebih Bagus Lagi
Seperti diketahui, performa Marcos di musim lalu memang belum konsisten. Pun masih jauh dari kata sempurna.
Dalam 21 laga, Macan Putih lebih sering kalah dibanding menang. Hanya tujuh kali menang dan tiga kali imbang. Sisanya, skuad Macan Putih mendera kekalahan.
Kendati demikian, pelatih asal Spanyol itu menemui banyak tantangan saat menakhodai Macan Putih.
Yang mana, situasi tim saat di putaran kedua tidak bisa utuh lantaran beberapa pemain tumbang. Mau tak mau, Marcos harus bekerja leih keras untuk memberikan penampilan yang maksimal. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita