KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga panas mewarnai perjalanan terakhir Persik Kediri di Super League 2025/2026. Ya, menantang Persebaya Surabaya. Adu kekuatan tim dari Jawa Timur itu segera tersaji sore nanti di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Pertarungan sang Macan Putih dan Green Force bakal berlangsung sengit mengingat sang tuan rumah masih membutuhkan poin.
“Kami tahu mereka akan berjuang karena butuh kemenangan, tetapi kita juga ingin menang. Kami tidak peduli apa yang mereka akan lakukan, yang kami tahu kami butuh tiga poin untuk penggemar kami,” tegas Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres.
Pelatih asal Spanyol itu memahami jika kemenangan atas Green Force sangat berarti untuk Persikmania. Karenanya, skuad Macan Putih akan mati-matian membawa pulang tiga poin. Ya, walaupun tambahan tiga poin itu tidak berarti apa-apa untuk posisi Persik Kediri di papan klasemen. Menang atau kalah, peringkat akhir tak akan berubah. Tetap di posisi ke-12.
“Kami tidak peduli apa yang mereka (Persebaya Surabaya) perjuangkan. Kami hanya memedulikan kami sendiri, mengakhir laga musin ini dengan kemenangan, dan membuat penggemar senang,” ujarnya.
Sayangnya, skuad Macan Putih harus kehilangan Jose Enrique di laga penting ini. Itu karena akumulasi kartu kuning. Yang mana, kartu kuning keempatnya itu didapatkannya saat menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (16/5) lalu. Sehingga, Rodrigo Dias dimungkinkan akan turun sebagai starter.
Baca Juga: Gelandang Persik Kediri Adrian Luna Siap Turun Melawan Persebaya Surabaya
Marcos mengatakan, tim pelatih telah menyiapkan skuad Macan Putih sebaik mungkin agar bisa menaklukkan laga. Apa yang dilakukannya sebetulnya tak jauh berbeda. Mulai dari menganalisa pertandingan lawan, melihat kelemahan dan kelebihannya. lalu menyiapkan strategi untuk memenangkan laga.
“Kami datang dengan suasana yang bagus, kami merasa permainan kami semakin baik, jadi kami ingin tetap menjaga momen baik ini dan memberi perlawanan untuk Persebaya,” kata Marcos.
Untuk diketahui, Persebaya Surabaya masih membutuhkan kemenangan dalam laga kontra Macan Putih pada sore nanti. Pasalnya, Malut United FC masih berpeluang untuk menggeser posisi Green Force di papan klasemen. Yang mana, saat ini mengantongi 55 poin.
Sedangkan Malut United FC sebanyak 53 poin. Sehingga, jika Persebaya Surabaya keok dan Malut United FC menang, maka Green Force terpaksa mengakhir musim ini di peringkat 5.
Sementara itu, situasi Persik Kediri berbeda. Kini, skuad Macan Putih mengoleksi 39 poin dan menempati peringkat 12. Nah, tambahan tiga poin tidak akan bisa membuat Bayu Otto dkk naik peringkat. Lantaran PSIM Yogyakarta, tim di peringkat 11, telah mengumpulkan sebanyak 45 poin.
Untungnya, Persijap Jepara yang di peringkat 13, koleksi poinnya saat ini adalah 35 poin. Sehingga, tambahan tiga poin juga belum bisa mengungguli perolehan poin Persik Kediri. Oleh karenanya, menang atau kalah, posisi Persik Kediri di papan klasemen akhir tak akan berubah.
Terpisah, Head Coach Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan pertandingan kontra Persik Kediri tidak akan berjalan mudah. Dia memahami kedua tim mempunyai perjalanan yang panjang di kompetisi tanah air. Persaingan antara kedua tim ini selalu berjalan sengit.
Karenanya, dia berharap para suporter, Bonek dan Bonita, hadir untuk memberi dukungan untuk Green Force. “Ini tidak akan menjadi laga yang mudah,” katanya saat press conference pada Jumat (22/5).
Baca Juga: Denda Mengintai Persik Kediri: Flare, Kembang Api, dan Petasan Warnai Laga Home Terakhir
Dalam laga ini, dia telah menganalisa permainan dari Marco Reina. Tak terkecuali bagaimana skuad Macan Putih menyerang. Sehingga, dia mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan pada laga sore nanti.
“Jangan sampai kesalahan yang dibuat di laga terakhir terjadi lagi. Harus lebih cepat dalam transisi, merespon ketika kehilangan bola. Ini penting karena Persik Kediri punya pemain bagus yang bisa melakukan shoot dari luar kotak penalti,” tandas Tavares. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita