KEDIRI, JP Radar Kediri– Persik Kediri tampak melakukan rotasi dalam laga kontra Arema FC.
Imbas menepinya Imanol Garcia, Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres pun menurunkan Adi Eko Jayanto.
Bukan sekadar sebagai starter, pemain asli Bumi Panjalu ini juga dipercaya untuk mengenakan ban kapten.
“Soal kapten, termasuk beban juga ya soalnya kapten itu kan mewakili semua dari pemain, nah itu juga dipilih dari pelatih, jadi kita harus tanggung jawab lebih,” kata pemain dengan nomor punggung 11 itu.
Dalam laga derby tersebut, Adi Eko tidak bisa bermain hingga akhir permainan.
Baca Juga: Haram Gantungkan Nasib, Persik Kediri Harus Raih Poin Maksimal di Sisa Laga BRI Super League
Marcos menariknya dari lapangan hijau kala pertandingan berjalan selama 63 menit.
Penggantian itu bukan tanpa sabab. Kala itu, Adi Eko mengalami masalah dengan bagian paha kakinya.
Itu juga yang membuatnya harus keluar dengan cara ditandu oleh tim medis.
Nah, untuk diketahui, kesempatan menjadi starter menjadi hal yang langka bagi Adi Eko.
Hingga pekan ke-31, pemain berusia 32 itu turun sebagai starter hanya sebanyak dua kali. Itupun termasuk laga kontra Arema FC kemarin.
Sementara, yang sebelumnya, adalah kala melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Selebihnya, Adi Eko lebih sering duduk di bangku cadangan. Bahkan seringkali tidak dimainkan sama sekali.
Terlepas dari itu, Adi Eko bersyukur dengan kemenangan yang diperoleh skuad Macan Putih.
Baginya, tiga poin itu tidak akan bisa diraih tanpa kerja keras para pemain.
Dan terhadap tiga poin itu, dia ingin mempersembahkannya pada seluruh masyarakat Kediri. “Kemenangan ini untuk Persik dan warga Kediri,” ujarnya.
Seperti diketahui, Persik Kediri berhasil mengamankan poin penuh atas Arema FC pada Minggu (3/5) kemarin.
Skor pertandingannya 3-2. Tambahan tiga poin ini pun menjadi penting bagi Persik Kediri.
Sebab, ancaman zona degradasi terus membayang-bayangi Macan Putih pasca kalah dari Borneo FC Samarinda, Rabu (29/4) lalu. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita