Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tuntut Pemain Fokus dan Disiplin, Performa Buruk Macan Putih kala Memasuki Babak Kedua

Emilia Susanti • Kamis, 29 Januari 2026 | 16:55 WIB

Wigi Pratama, pemain muda Persik Kediri saat di pertandingan kontra Arema FC (11/1).
Wigi Pratama, pemain muda Persik Kediri saat di pertandingan kontra Arema FC (11/1).
 

KOTA, JP Radar Kediri – Performa skuad Macan Putih di putaran pertama BRI Super League mengecewakan.

Catatan kekalahannya ada sebanyak delapan laga dengan total kebobolan mencapai 26 gol. Mayoritas gol-gol tersebut bersarang di babak kedua.

Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan mengatakan bahwa hal tersebut telah menjadi catatan manajemen.

Banyaknya kebobolan yang terjadi di babak kedua menandakan performa tim mengalami penurunan di babak kedua.

Jika dikalkulasi, ada 22 kebobolan yang dialami skuad Macan Putih di babak kedua. Sementara empat kebobolan sisanya terjadi di babak pertama.

“Berati kan memang entah dari sisi faktor kebugaran atau dari sisi faktor hilangnya konsentrasi atau fokus. Ini yang jadi PR (pekerjaan rumah) besar bagi tim pelatih,” kata pria asal Bandung itu.

Menurutnya, manajemen telah menyampaikan kepada tim pelatih mengenai situasi tersebut. Persoalan ini pun akan diperbaiki di putaran kedua kompetisi.

Bukan saja pada 90 menit pertandingan. Melainkan juga saat sudah memasuki babak injury time.

“Nah ini biar pelatih yang menyelesaikan juga apa yang terjadi di lapangan. Tentunya kan kami menekankan bahwa 2x45 bahkan sampai ibaratnya seratus menit lebih pun ya tetap harus fokus dan fight. Selama wasit belum meniupkan peluit panjang berarti kan pertandingan belum berakhir,” tekannya.

Sementara itu, eks Pelatih Kepala Persik Kediri Budiardjo Thalib mengingatkan bahwa pertandingan sepak bola tidak hanya babak pertama atau kedua saja.

Selama pertandingan berjalan, seluruh pemain harus tetap menjaga konsentrasi dan staminanya.

“Mungkin di babak kedua ada gol ya karena mungkin kurang fokus dan konsentrasi,” katanya.

Baca Juga: Debut Pahit Jon Toral dan Adrian Luna saat Persik Kediri Tumbang dari Malut United FC

Di dalam sepak bola, semua memang bisa terjadi. Tidak ada yang bisa memprediksi di menit berapa pemain akan mencetak gol.

Hanya saja, ketika data yang berbicara maka fenomena yang terjadi tidak boleh dikesampingkan begitu saja.

Banyaknya kebobolan di babak kedua menandakan ada persoalan serius. Tim pelatih harus mencari jalan keluarnya.

Apakah karena persoalan stamina, penurunan konsentrasi pemain, atau kesalahan dalam melakukan pergantian pemain. (em/tar)

Catatan Kebobolan Skuad Macan Putih

Babak Pertama

Madura United FC

Iran Junior 3’

Dewa United Banten FC

Alexis Messidoro 19’

Taisei Marukawa 39’

Bhayangkara Presisi Lampung FC

Dendy Sulistyawan 7’

Malut United FC

Ciro Alves 27’

David da Silva 36’

Yakob Sayuri 38’

 

Babak Kedua

Bali United FC

Boris Kopitovic 90’

Madura United FC

M Taufany Muslihuddin 87

Dewa United Banten FC

Alex Martins 69’

PSBS Biak

Andre Oktaviansyah 69’

Malut United FC

Gustavo Franca 60’

 

Persis Solo

Xandro Dylan 90’

Borneo FC Samarinda

Douglas Countinho 75’

Maicon de Souza da Silva 78’

PSM Makassar

Alex Aguiar Gomes 53’

PSIM Yogyakarta

Nermin Haljeta 49’

Ze Valente 61’ (penalti)

Persebaya Surabaya

Arief Catur Pamungkas 54’

Persija Jakarta

Eksel Runtukahu 60’

Maxwell Souza 70’

Witan Sulaeman 78’

Semen Padang FC

Samuel Simanjuntak 77’

Persita

Hokky Caraka 66’ & 69’

Eber Bessa 82’

Persib Bandung

Saddil Ramdani 68’

Arema FC

Supriadi 90’ (gol bunuh diri)

Lucas Puleio 90’

Malut United FC

Tyronne del Pino 49’

Editor : Andhika Attar Anindita
#Persik kalah #persik kediri #BRI Super League #skuad macan putih #persik #putaran pertama Liga 1 #macan putih