KOTA, JP Radar Kediri– Pengalaman bermain di lapangan hijau memang tidak bisa berbohong. Pada kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Jatim, Qichil Gandrum Minny berhasil menjadi top skor Inter Kediri. Dari babak penyisihan hingga 32 besar, dia telah mencatkan tiga gol.
Pemain yang akrab disapa Qichil itu mengaku tidak memiliki firasat apa-apa ketika hendak mencetak gol. Hanya saja, sebelum turun dalam pertandingan, dirinya selalu memiliki bayangan untuk mencetak gol.
“Membayangkan kalau bola seperti ini nanti (saya, Red) seperti ini. Cuman kan di lapangan nanti tetap berbeda, kayak kemarin kami nggak ada kepikiran akan bermain dengan sepuluh pemain dari babak pertama,” cerita pemain senior itu.
Menurutnya, ada banyak hal yang membuat catatan gol Inter Kediri tak sebaik tim-tim lainnya. Salah satunya, tim berjuluk Laskar Panji itu harus beberapa kali bermain dengan sepuluh orang. Ketika situasi itu terjadi, maka permainan tim akan cenderung bertahan.
“Untuk cetak gol itu memang ada faktor luck. Misal tim lainnya, ada pemain yang bisa cetak lima, bisa cetak enam, karena dapat lawan yang relatih mudah. Kalau Inter Kediri dari awal lawannya agak lumayan,” bebernya saat dihubungi melalui sambungan telepon Whatsapp.
Apapun itu, Inter Kediri telah memastikan diri untuk lanjut ke babak 16 besar. Qischil mengatakan dirinya dan rekan-rekannya akan melakukan persiapan sebaik mungkin. Mengingat persaingan antar tim yang semakin sengit di kompetisi kasta paling bawah ini.
“Apa yang kurang di babak 32 besar akan kami tingkatkan. Mungkin kemarin kami masih bisa menang, masih bisa nahan, ketika kami kalah orang. Tetapi di 16 besar bukan jaminan lagi. Karena kualitas timnya sudah beda lagi,” tandas Qischil. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita