KEDIRI, JP Radar Kediri– Tim pelatih Persik Kediri melakukan beberapa rotasi pemain pada laga melawan Semen Padang FC (27/11) lalu.
Beberapa pemain yang sebelumnya hanya menjadi penghangat bangku cadangan kala itu turun sebagai starter.
Salah satunya Pedro Matos. Pemain asing anyar yang sengaja didatangkan manajemen untuk memperkuat skuad Macan Putih.
Menariknya, kesempatan menjadi starter tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 20 itu.
Pada babak pertama pertandingan, dirinya mampu menyumbangkan satu assist untuk Persik Kediri.
Berkat umpannya, Ezra Walian berhasil membobol gawang Semen Padang FC di menit 33’. Gol itu pun menjadi gol kemenangan Macan Putih. “Saya sangat senang,” ungkap pemain yang akrab disapa Pedro itu.
Untuk diketahui, nama Pedro Matos bisa dibilang jarang berada di daftar starting eleven Persik Kediri.
Tidak hanya itu, menit bermainnya juga minim. Hingga pertandingan ke-13 Persik Kediri, dirinya baru mencatatkan 265 menit untuk enam pertandingan. Artinya, rata-rata menit bermainnya adalah 44 menit.
“Saya diberi kesempatan bermain (melawan Semen Padang FC, Red) dan saya memberikan assist. Tetapi hal yang paling membuat saya senang adalah kami bisa kembali menang,” jelas pria asal Portugal itu.
Kini, pemain berusia 28 tahun ini tengah pulang kampung ke negara asalnya, Portugal. Dia mengaku tak sabar untuk bertemu dengan orang tua dan teman-temannya.
Pun dengan kekasihnya. “Saya akan menikmati makan malam bersama dan menikmati waktu bersama mereka,” tandasnya.
Tentang Pedro Matos
Usia : 28 tahun
Asal : Portugal
Posisi : Lini depan
Penampilan : 6 pertandingan
Assist : 2
Shoot : 2
Editor : Andhika Attar Anindita