Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kelompok Suporter Persik Kediri Tuntut Penyelenggara BRI Super League Lakukan Hal Ini

Emilia Susanti • Minggu, 3 Agustus 2025 | 04:30 WIB
Ribuan Persikmania memadati Stadion Brawijaya.
Ribuan Persikmania memadati Stadion Brawijaya.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Persikmania menuntut larangan tersebut dicabut. Pasalnya, ada rasa kepuasan yang hilang bila tidak bisa memberikan dukungan langsung. Di sisi lain, regulasi tersebut juga dinilai menjadi salah satu faktor sepinya stadion.

“Untuk musim kedepan harapannya larangan tersebut dicabut. Penting juga menjaga silaturahmi dengan pemain kami dan suporter luar kota,” kata Muhamad Fajar Bagus Wahyudin, salah satu Persikmania.

Baginya, menyaksikan Macan Putih di kandang lawan selalu memberi kesan tersendiri. Ada pengalaman baru yang dirasakan Persikmania. “Suasananya beda. Bisa lihat stadion lain selain di Kediri,” ceritanya.

Terlepas dari itu, I.League belum mengeluarkan regulasi mengenai kehadiran suporter tamu. Apakah nanti akan dicabut atau tidak, masih menjadi pertanyaan.

Karenanya, banyak pihak yang menanti regulasi tersebut. Terutama para suporter dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan.

Terbaru, pihak I.League tengah melakukan komunikasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Tidak menutup kemungkinan, larangan suporter away akan dicabut.

Hanya saja, untuk pertandingan-pertandingan yang tidak berisiko. Sementara, pertandingan yang mempertemukan tim dengan sejarah rivalitas, larangan suporter tamu akan diberlakukan.

Untuk diketahui, sudah dua musim kehadiran suporter tamu dilarang pada kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Regulasi ini memberikan dampak tersendiri terhadap jumlah kehadiran penonton. Serta membuat suasana di stadion kurang bergairah. Setidaknya, situasi itulah yang terjadi di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri #Super League #bri #suporter