Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Tanggapan Manajemen Persik Kediri soal Sanksi Komdis PSSI kepada Arema FC

Emilia Susanti • Minggu, 25 Mei 2025 | 08:21 WIB
Yusuf Meilana berduel dengan pemain Arema FC.
Yusuf Meilana berduel dengan pemain Arema FC.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Manajemen Persik Kediri enggan berlarut menanggapi kasus perusakan bus usai laga kontra Arema FC.

Pihak Macan Putih memilih tidak banyak berkomentar terkait sanksi yang dijatuhkan. Meskipun banyak pihak menilai hukuman kepada tim Singo Edan itu terlalu ringan.

“Saya rasa teman-teman sudah bisa menilai sendiri (hasil putusan Komdis PSSI, red). Saya tidak bisa memberikan komentar banyak,” tegas Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan.

Atas insiden tersebut, Arema FC dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 pasal 68 huruf c jo pasal 69 ayat 1 dan ayat 2.

Sanksi yang diberikan berupa larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton.

Sebanyak satu kali saat menjadi tuan rumah. Di samping itu, Arema FC mendapatkan denda sebesar Rp 20 juta.

Menurutnya, pihak Persik Kediri sudah memberikan semua keterangan yang dibutuhkan mengenai insiden pelemparan bus. Baik kepada pihak kepolisian, PSSI, maupun PT LIB.

“Sebenarnya kami telah menyerahkan seluruhnya ke pihak PSSI, selaku pihak yang bisa memberikan penegakan disiplin dan segala macam,” tandas Syahid.

Seperti diberitakan, bus yang ditumpangi skuad Persik Kediri dirusak usai menjalani laga tandang melawan Arema FC pada Minggu (11/5).

Akibat dilempar batu oleh oknum tak bertanggungjawab, kaca bus Persik Kediri bagian kiri pecah.

Serpihan kaca berserakan di mana-mana. Tak hanya itu, tiga orang terluka lantaran terkena serpihan kaca.

Adalah Divaldo Alves, Antonio Claudio, dan Alfian. Untungnya, luka yang didapatkan ketiganya tergolong ringan. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri #komdis pssi #arema fc #sanksi