KEDIRI, JP Radar Kediri- Banyak keluhan tentang kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di Stadion Brawijaya Kediri. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pun tampak ikut prihatin. Tadi siang, dia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kandang klub Persik Kediri itu bersama organisasi perangkat daerah (OPD).
Ketika tiba di stadion yang berada di Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota itu, Vinanda banyak menemukan problem yang harus diselesaikan Pemkot Kediri. Dia lalu menginstruksikan OPD agar segera menindaklanjuti permasalahan yang ada.
Baca Juga: Persik Kediri Berharap Tuah M. Khanafi saat Bersua Persib, Ini Pemain yang Diboyong ke Bandung
“Harus bisa segera diselesaikan, sehingga pemain bisa bermain dengan nyaman,” tegasnya.
Perempuan yang baru dilantik 20 Februari lalu itu pun menjelaskan, ada sejumlah masalah yang harus diselesaikan. Seperti kondisi kelistrikan. Lalu drainase agar segera dilakukan revitalisasi.
“Yang pertama kami berupaya memperbaiki di kelistrikan dan drainasenya. Ini kami sedang bekerja,” tandasnya.
Baca Juga: Persik Kediri Hadapi Ujian Berat, Tantang Persib Bandung Pemuncak Klasemen Liga 1
Adapun peninjauan yang dilakukannya hari ini itu juga menyusul keluhan yang disampaikan Panpel Persik Kediri. Dengan rencana revitalisasi stadion, dia juga berharap Persik Kediri bisa tetap bermain di Stadion Brawijaya.
Sementara itu, Panpel Persik Kediri Tri Widodo mengapresiasi keinginan orang nomor satu di Kota Kediri itu. Apa yang diinginkan Wali Kota Kediri itu sudah dinanti-nantikan sejak beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Produktivitas Gol Persik Kediri di Liga 1 Merosot Dibanding Musim Lalu, Ini Penyebabnya
“Kami sangat terima kasih kepada Bu Wali Kota yang sudah respon cepat. Apa yang kami keluhkan, langsung cek lapangan dan akan memenuhi kebutuhan yang harus dipenuhi,” terangnya.
Salah satu kebutuhan perbaikan yang dirasa mendesak saat ini menurutnya adalah lampu lapangan. Seperti diketahui, belum lama ini terjadi dua kali insiden lampu Stadion Brawijaya yang mati saat laga tengah berlangsung. Insiden itu pun sempat viral di media sosial.
Baca Juga: Persik Kediri Kalah dari Dewa United, Pelatih Macan Putih Marcelo Rospide Minta Maaf ke Persikmania
“Lampu itu urgent sekali. Karena meskipun ini nyala penuh, tapi lux-nya nggak sampai tembus 900. Hanya 825 lumen. Dan itu hanya (standar) untuk latihan atau training.
Untuk kompetisi minimal 1.000 lumen,” bebernya sembari menyebut, kondisi itu juga dia sampaikan kepada wali kota dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.