KEDIRI, JP Radar Kediri - Persik Kediri belum mampu bermain konsisten. Sampai laga terakhir, Macan Putih baru mencatat sembilan kemenangan.
Sembilan kalah dan tujuh imbang. Lebih ironis lagi terjadi penurunan produktivitas gol pada musim ini.
Hingga pekan ke-23 di musim lalu, Persik mencatatkan 39 gol. Di lain sisi, mereka kebobolan 31. Perolehan tersebut menurun pada musim ini.
Macan Putih baru mencetak 28 gol. Lalu, kemasukan 27 gol. Namun, untuk Raihan poinnya tidak jauh berbeda.
Ini tentu wajib diwaspadai. Terlebih, produktivitas Ramiro Fergonzi masih separo dari Flavio Silva. Belum lagi, Fergonzi tidak akan bermain dalam laga kontra PSBS Biak.
Padahal, Persik kerap memiliki penguasaan bola melebihi 50 persen. Sayangnya, peluang yang tercipta tidak bisa berbuah gol.
Lantas, apa yang menjadi masalah utamanya? “Akurasi, saya pikir itu,” kata Head Coach Persik Kediri Marcelo Rospide.
Pelatih asal Brasil itu tidak mengelak jika produktivitas gol Persik menurun. Apalagi, dia juga yang menakhodai Macan Putih di musim lalu.
Sehingga, pria berusia 53 tahun itu sudah sewajarnya menyadari apa yang menjadi permasalahan tim.
“Kami sekarang fokus pada kombinasi serangan dan tentunya memperbaiki individu pemain dalam akurasi mereka,” katanya.
Bukan saja pada akurasi. Pelatih yang gemar memakai topi itu juga menekankan timnya untuk lebih tenang. Sehingga, ketika peluang datang para pemain bisa mengeksekusi dengan baik.
Namun, Marcelo juga menggarisbawahi ada pertandingan yang dimenangkan dengan jumlah tiga gol atau lebih. Diantaranya laga melawan Borneo FC Samarinda dan Bali United FC.
Di samping itu, dia juga mengingatkan ada pertandingan sulit yang dialami anak asuhnya. Bukan karena faktor lawan, melainkan karena hal lainnya.
“Menghadapi Sleman, ada situasi sulit yang kami hadapi. Yakni karena lapangan dan cuaca. Sehingga sulit untuk mengatakannya (membandingkan, red),” jelas Marcelo.
Jika melihat lagi pertandingan Persik Kediri, para pemain memang tampak kesulitan mencetak gol.
Serangan yang dibangun kerap mengalami kebuntuan. Terutama ketika memasuki satu per tiga lapangan lawan.
Kekalahan yang didapatkan juga sering datang dari serangan balik. Sehingga, Macan Putih harus segera berbenah.
Mumpung masih banyak sisa pertandingan di putaran kedua musim ini. Sehingga, target menjadi tim papan atas dapat tercapai.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita