SURABAYA, JP Radar Kediri- Start buruk bagi Persik Kediri saat menantang Persebaya Surabaya kemarin sore. Bertandang ke Gelora Bung Tomo (GBT), Macan Putih seakan demam panggung.
Awal babak pertama menjadi petaka. Leo Navacchio kebobolan tiga gol hanya dalam kurun waktu sembilan menit.
Kondisi ini sangat tidak bisa dimaklumi. Tidak hanya bagi Persikmania. Begitu juga tim pelatih.
Bahkan, raut ketidakpuasan nampak di wajah Head Coach Persik Kediri Marcelo Rospide saat menjalani press conference.
Baginya, tiga gol Bajul Ijo menjadi fakta yang menyakitkan di tim Persik Kediri. Sekaligus membuat anak asuhnya semakin sulit untuk mengembalikkan keadaan.
“Situasi yang mirip saat melawan Persija,” tambah pelatih yang akrab disapa Marcelo itu. Saat gol pertama Persebaya tercipta, Marcelo menilai masih bisa dimaklumi.
Mengingat tembakan Rashid, gelandang Persebaya, selalu membahayakan lawan. Namun, gol kedua dan ketiga tak termaafkan. Pasalnya, gol tersebut tercipta buah dari kesalahan anak asuhnya sendiri.
“Saya tidak akan menyalahkan siapa pemain itu, tapi semua harus bertanggung jawab,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Namun demikian, Marcelo berkilah pemainnya sudah berusaha menampilkan yang terbaik. Itu terlihat jelas saat babak kedua berjalan.
Buktinya, Persik Kediri sukses menguasai pertandingan. Selain itu, banyak peluang yang tercipta. Salah satunya datang dari Riyatno Abiyoso.
Lalu, Bayu Otto juga sempat melepaskan sepakan keras di luar kotak penalti. Mirisnya, semua peluang itu tak ada yang berhasil terkonversi menjadi gol. “Perlu perubahan besar yang harus kami lakukan,” tandasnya.
Selain menguasai pertandingan, Majed Osman dkk berani menyerang dan bermain di zona lawan.
Sayangnya, semua usaha itu tak berarti apa-apa. Terlebih saat skuad Bajul Ijo melakukan serangan balik.
Transisi yang dilakukan benar-benar membuat lini belakang Macan Putih kelabakan. Alhasil, Persebaya berhasil menambah satu gol lagi.
Bahkan, gol pamungkas itu berasal dari mantan striker Persik. Tak lain adalah Flavio ‘Ucok’ Silva pada menit ke-81.
Sementara itu, gol Persebaya lainnya diciptakan oleh Mohammed Rashid, Francisco Rivera, dan Muhamad Kasim Botan. Sedangkan, gol Persik Kediri berhasil dicatatkan oleh Ramiro Fergonzi.
Terpisah, Head Coach Persebaya Surabaya Paul Munster tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat press conference. Dia terus tersenyum di depan awak media.
Menurutnya, dia sangat puas dengan hasil pertandingan sore kemarin. Selain itu, tiga poin yang didapatkan sudah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh tim. “Setelah ini kami fokus untuk laga selanjutnya,” tegasnya.
Terlepas dari pertandingan, posisi Persik Kediri di papan klasemen semakin terpuruk. Nasibnya sangat bergantung dengan hasil pertandingan tim lainnya.
Yang tak kalah penting, tren minor ini semakin mendekatkan Persik ke zona degradasi. Namun demikian, masih ada tiga pertandingan lagi yang akan dijalani Persik Kediri. Meliputi pertandingan melawan Arema FC, Semen Padang, dan Borneo FC Samarinda.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah