Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Penjualan Tiket Laga Persik Kediri di Stadion Brawijaya dalam Ajang Liga 1 Merosot Tajam

Emilia Susanti • Rabu, 4 September 2024 | 05:02 WIB
BENTURAN: Gelandang Persik Kediri Rohit Chand mendapat kontak fisik dengan pemain Malut United FC di Stadion Brawijaya. Penjualan tiket Persik Kediri merosot tajam.
BENTURAN: Gelandang Persik Kediri Rohit Chand mendapat kontak fisik dengan pemain Malut United FC di Stadion Brawijaya. Penjualan tiket Persik Kediri merosot tajam.

KOTA, JP Radar Kediri – Gairah suporter mendukung langsung Persik Kediri di Stadion Brawijaya mengalami penurunan.

Itu terbukti dari kehadiran Persikmania di awal musim ini. Penjualan tiket diakui merosot cukup tajam dari musim lalu.

Padahal, suporter merupakan pemain ke-12. Kehadirannya sangat berarti bagi tim yang bertanding.

Tak terkecuali bagi Macan Putih. Dukungan Persikmania setiap laga kandang menjadi hal yang selalu dinanti-nanti.

Tak hanya sisi emosional. Keberadaan mereka juga berdampak pada perputaran ekonomi tim.

Namun, realita di stadion menunjukkan sebaliknya. Setiap laga kandang, manajemen menyediakan enam ribu tiket.

Namun, tak pernah habis. Seperti saat laga pembuka melawan Bali United. Tiket hanya terjual sebanyak 4.125 lembar. Itu hanya 68,75 persen saja.

Saat laga kandang kedua melawan Malut United justru anjlok drastis. Penjualan tiket merosot.

Tercatat, hanya 2.196 tiket yang terjual pada pertandingan tersebut. Hal ini menjadi perhatian manajemen.

Seperti yang disampaikan oleh Manajer Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan. Namun, dia melihat tren tersebut bukan karena performa angin-anginan Ze Valente dkk.

Pasalnya, Syahid melihat hal serupa dialami banyak tim Liga 1 lainnya. “Sepertinya, mayoritas, rata-rata sepi penonton ini bukan dialami Persik Kediri saja. Beberapa klub juga mungkin mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Salah satunya karena kondisi ekonomi masyarakat. “Ini mungkin juga kaitannya dengan perkembangan ekonomi, segala macAm,” ucap Syahid.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #radar #kediri #Merosot #persik kediri #liga 1 indonesia #persik #tiket #stadion brawijaya #jawa pos