KEDIRI, JP Radar Kediri - Tantangan skuad Persik Kediri tidak hanya berasal dari lawan-lawannya. Namun juga jadwal Liga 1 yang padat. Bahkan ada empat pertandingan yang harus dijalani dalam kurun 13 hari. Hal ini menjadi salah satu poin yang dikeluhkan oleh pelatih Persik Marcelo Rospide.
“Jadwal liga beberapa hari terakhir sangat-sangat mepet,” terang Marcelo saat dikonfirmasi koran ini.
Seperti diketahui, Persik harus menjalani empat pertandingan selama dua minggu terakhir. Yaitu melawan Persis Solo pada 24 Februari lalu, Barito Putera pada 28 Februari, PSIS Semarang pada 3 Maret, dan RANS Nusantara pada 8 Maret mendatang.
Tentu hal ini cukup membuat penggawa Persik kewalahan. Bagaimana tidak, dari empat pertandingan itu, ada dua laga tandang yang harus dilakoni Renan Silva cs. Seperti saat melawan Persis Solo dan PSIS Semarang.
Baca Juga: Preview Liga 1 PSIS Semarang v Persik Kediri: Tak Gentar Tantang Laskar Mahesa Jenar
Marcelo menilai jika jadwal yang terlalu mepet dapat merugikan tim. Salah satunya karena potensi pemain mengalami cedera menjadi lebih tinggi. Persik pun sudah membuktikannya sendiri.
Di laga melawan PSIS, Persik tak dibela dua pemain kuncinya. Yakni Rohit Chand dan Supriadi. Keduanya divonis mengalami cedera dalam pertandingan sebelumnya. “Jadwal yang terlalu mepet membuat pemain lebih rentan mengalami cedera,” sambungnya.
Namun Marcelo tak bisa merubahnya. Dengan menyebut jika jadwal kompetisi sudah disepakati oleh seluruh tim di Liga 1. Toh hal tersebut juga dialami oleh semua tim. Bagaimana pun dia tetap berupaya menyiapkan tim sebaik-baiknya. Salah satunya dengan mengatur strategi untuk melakukan rotasi pemain.
Terlebih, Persik harus segera menyiapkan tim untuk bertanding. Karena esok Jumat (8/3) Arthur Irawan dkk harus kembali bertanding di Stadion Brawijaya. Mereka akan menjamu RANS Nusantara. “Pada akhirnya kami tak bisa terus-terusan mengeluh. Kami harus menghadapinya,” pungkas Marcelo.
Editor : Anwar Bahar Basalamah