KEDIRI, JP Radar Kediri - Pelatih Marcelo Rospide enggan menyalahkan anak asuhnya terkait hasil negatif di kandang Barito Putera (19/8). Sebaliknya, dia memuji Bayu Otto dkk yang menunjukkan semangat tinggi. Bahkan, bila tak terkena kartu merah Marcelo yakin hasil akhir akan berbeda.
“Permainan yang tidak seimbang. Kami bermain 10 orang (harus melawan 11 orang,” dalih Marcelo.
Karena itulah dia bersikukuh tak ada yang salah dengan permainan timnya. Mereka sudah memberikan perlawanan. Namun sayang, hal itu berubah setelah Vava Mario Yagalo terusir di menit ke-37 menyusul kartu kuning kedua yang dia terima.
Sejak itu permainan Persik mulai kedodoran. Meskipun di babak kedua, Persik bermain dengan taktik yang lebih siap. Meski dengan 10 pemain, mereka sejatinya dapat mendominasi permainan. Sayang, ketimpangan jumlah pemain membuat mereka tetap kalah dengan skor akhir 0-2.
Meskipun kalah Marcelo tetap memuji permainan anak asuhnya. Terutama penampilan apik yang ditunjukkan lini bertahan. Meskipun digempur serangan bertubi-tubi mereka hanya kebobolan dua gol. Itu pun salah satunya dari titik putih.
Marcelo berandai-andai, jika mereka tetap bermain lengkap dengan 11 pemain, asa untuk menang tetap ada. Sayangnya semuanya sudah terjadi. Marcelo berharap para pemainnya bisa move on dan segera bersiap untuk pertandingan berikutnya.
“Yang lalu biar berlalu. Kami harus fokus ke pertandingan berikutnya,” tandasnya.
Pertandingan Persik berikutnya akan berlangsung Jumat (25/8). Mereka akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Brawijaya. Marcelo menargetkan anak asuhnya untuk meraih kemenangan alias tiga poin penuh. Dia berjanji akan menurunkan skuad terbaik.
“Sudah saatnya kami fokus ke pertandingan berikutnya,” tegasnya mengakhiri perbincangan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah