Adalah penerapan strategi permainan. Namun, yang juga ada penekanan adalah ketajaman lini depan.
“Kami masih akan mencoba menggunakan taktik yang sama seperti dua laga uji coba sebelumnya,” terang pelatih Persik Marcelo Rospide.
Dalam dua kali uji coba sebelumnya, Persik selalu menderita kekalahan. Marcelo berdalih tidak ada yang salah dengan taktik yang dia gunakan. Problemnya adalah para pemain belum bisa memaksimalkan strategi itu. Terutama barisan penyerang.
Jika para pemain dapat memaksimalkan taktik, Marcelo menyebut mereka akan mendominasi permainan. Namun sayangnya, hal tersebut tidak ditemukan di dua laga sebelumnya ketika Persik melawan Madura United dan Dewa United.
Oleh sebab itu, Marcelo menyebut jika taktik yang dia berikan akan lebih dia maksimalkan. Terutama pada tiga hal, pressing, transisi, dan finishing.
Terutama soal finishing, Marcelo akan memberi perhatian lebih ke striker. Karena selama dua kali uji coba, striker Persik belum bisa berbicara banyak. Mulai dari Flavio Silva, Pedro Paulo, M. Khanafi, hingga Rendy Juliansyah belum memberi kontribusi. Tendangan on target para striker itu bisa dihitung dengan jari.
Rencananya Marcelo akan menggunakan skema seperti dua pertandingan sebelumnya. Yaitu dengan terus menggonta-ganti para pemainnya. Dan dari bagian striker, Marcelo berharap dapat memberi seluruh striker menit bermain.
Terpisah, M. Khanafi mengatakan bakal berupaya mendapat kepercayaan dari sang pelatih. Yaitu dengan cara terus bermain maksimal di latihan dan pertandingan. Dengan harapan agar dirinya yang menjadi striker utama untuk musim depan. “Jujur saya pengen jadi pilihan utama di tim,” ucapnya singkat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah