Terbaru, ada dua pemain yang hengkang dari markas klub. Yaitu Braif Fatari dan Mahir Radja. Alasannya sudah jelas, performa kurang memuaskan kedua penggawa tersebut sepanjang musim lalu.
Kubu Persik beralasan, pencoretan pemain seperti itu adalah wajar. Karena saat ini pelatih tengah membentuk tim yang solid. Yang membutuhkan pemain sesuai karakter yang diharapkan.
“Kami masih terus menyiapkan skuad untuk musim depan,” aku pelatih Marcelo Rospide singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, kedua pemain itu resmi keluar kemarin. Pengumuman dikeluarkan secara langsung oleh manajemen Persik Kediri.
Performa kedua pemain tersebut memang tak bagus sepanjang musim lalu. Seperti Fatari, setelah didatangkan di paruh musim kedua, hanya bermain satu kali. Yaitu ketika melawan Persita Tanggerang di Stadion Brawijaya.
Penampilannya saat itu juga kurang maksimal. Bahkan pemain berposisi gelandang bertahan itu hanya bermain selama 13 menit sebagai pemain pengganti. Ditambah dirinya juga tak mencatatkan catatan impresif apapun.
Begitu juga dengan Mahir, pemain berusia 25 tahun itu juga diketahui hanya bermain sebanyak dua kali. Mahir memulai dua pertandingan itu pun dari bangku cadangan. Dengan hanya bermain selama 10 menit dan satu menit. Sedangkan untuk assist dan gol adalah nol.
Setelah tak diperpanjang kontraknya, kedua pemain itu bebas untuk mencari klub lain. Sedangkan untuk mengganti posisi kedua pemain tersebut, manajemen Persik Kediri masih terus mencari pemain anyar.
Sebelumnya, Direktur Persik Kediri Arief Syaifuddin membocorkan jika setelah mendatangkan Simen Lyngbo, Persik masih terus mencari pemain anyar. Setidaknya akan ada satu hingga dua pemain lain yang masih akan didatangkan oleh Persik Kediri. “Untuk pemain masih ada satu atau dua lagi,” akunya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah