Pelatih Fisik Persik Budi Kurnia mengatakan, saat ini kondisi keduanya masih belum fit 100 persen. “Untuk Abiyoso memang masih pemulihan. Sedangkan Ady sudah mulai latihan sama kami,” katanya.
Terkait Abiyoso, Budi mengatakan saat ini belum bisa bergabung di Kediri. Karena masih berada di rumahnya, di Jawa Tengah. “Namun dia (Abiyoso, Red) tetap latihan rutin (melalui) daring. Sama seperti beberapa pemain yang belum ke Kediri, masih terus kami pantau,” ujar Budi.
Karena kondisinya, Abiyoso masih belum bisa mengikuti penuh ketika intensitas latihan yang diberikan tinggi. Dia masih melahap materi latihan yang diprogram untuk kapasitas standar.
Beberapa kali saat melakukan latihan intensitas tinggi, Abiyoso mengaku ke pelatih bila kakinya sakit. Hal ini yang tidak diinginkan oleh tim pelatih selama latihan mandiri, yaitu ada pemain yang menjadi cedera. “Makanya kami kurangi program latihan yang intensitas tingginya, harapan kami, para pemain juga terus bugar,” kata Budi.
Selain Abiyoso masih ada Adi Eko juga menjalani proses pemulihan. Ady memerlukan penanganan intensif dari fisioterapis dan dokter tim. “Kalau Ady, memang belum gabung tim. Saat ini berlatih bersama saya di gym,” papar Budi.
Kondisi Ady tergolong parah. Ada cedera tulang kering saat benturan keras melawan pemain Barito Putera akhir September 2022 lalu. Budi berencana mengecek kondisi pemain tersebut melalui rontgent.
“Kami lihat dulu, selama latihan bersama saya di gym apakah masih merasa sakit. Minggu ini rencana tetap kami periksakan lagi bersama tim dokter,” imbuh Budi.
Hasil rontgen ini nantinya juga akan menjadi acuan tim pelatih dalam memberikan porsi latihan kepada Ady. Jika semakin bagus maka sesegera mungkin bisa berlatih bersama Dany Saputra dkk di Stadion Brawijaya.
Untuk diketahui, Persik sudah mulai mengumpulkan para pemainnya sejak Rabu (9/11). Hal itu dilakukan setelah memberikan libur selama kurang lebih satu bulan akibat kompetisi yang terhenti. Editor : Anwar Bahar Basalamah