Setidaknya, itu analisa pelatih Persik Javier Roca. Karena Aremania-suporter Arema-dikenal fanatis. Mereka tentu ingin melihat timnya bermain bagus dan menang. Yang justru bisa menjadi beban tersendiri. Apalagi, di pertandingan pertama Arema malah menderita kekalahan 0-1 dari PSM Makassar.
“Kalau menurut saya, tekanan dari para suporter Malang ini akan terasa bagi klub Arema,” ujarnya memberi analisa.
Karena itulah, Roca tak mempermasalahkan bila nanti suporter tuan rumah berlimpah ruah di Stadion Kanjuruhan. Justru hal itu akan menguntungkan bagi timnya. “Semakin ramai stadion semakin enak bagi saya. Sepak bola memang harus seperti itu, dengan (banyak) penonton,” katanya beralasan.
Baginya, kehadiran suporter itu tak akan mengecilkan semangat tempur para pemainnya. Karena bagaimanapun juga, Persik bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Hasil di pertandingan pertama adalah buktinya.
Disinggung terkait strategi permainan nanti, Roca tak berbicara banyak. Dia hanya menyebut akan mempertajam taktik. Terutama untuk melihat seberapa efektif kerangka tim yang disiapkan untuk Liga 1 musim ini.
Sejak awal, pelatih asal Chile ini menegaskan tak mematok target muluk di turnamen pra-musim ini. Di Piala Presiden 2022 ini Persik memanfaatkannya sebagai ajang persiapan. Karena itu, meskipun tak ada yang cedera dia menyiratkan bakal melakukan rotasi pemain.
“Pasti ada rotasi pemain. Saya menginginkan menit bermain yang rata ke seluruh pemain. Jadi mungkin yang belum turun di pertandingan sebelumnya akan mendapat giliran bermain,” ungkapnya saat sesi pre match press conference, Selasa (14/6) pagi di kantor Arema.
Soal lawan? “Arema tetaplah Arema. Mereka masih berbahaya meskipun baru menelan kekalahan,” pujinya.
Sementara itu, pelatih Arema Eduardo Almeida mengatakan bahwa tekanan yang datang dari suporter Malang untuk Arema itu hal yang biasa. “Dengan kekalahan kemarin, kami tahu besok (malam ini, Red), harus mendapatkan tiga poin,” ujarnya.
Terkait masalah striker asing yang kosong, sepeninggalan Carlos Fortes, ia mengatakan bahwa hal tersebut bukan masalah. “Kekalahan, atau kemenangan itu bukan masalah striker bisa mencetak gol atau tidak. Tapi masalah keseluruhan. Kami akan coba terus secara profesional untuk bermain dan mendapatkan tiga poin,” pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah