Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Muslim Habibi Mundur dari Pelatih Persedikab Kediri karena Gagal Target

Emilia Susanti • Senin, 20 Mei 2024 | 17:35 WIB
PAMIT: Pelatih Persedikab Muslim Habibi (tengah) saat mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi pelatih karena merasa gagal memenuhi target.
PAMIT: Pelatih Persedikab Muslim Habibi (tengah) saat mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi pelatih karena merasa gagal memenuhi target.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Hasil imbang Persedikab Kediri saat melawan NZR Sumbersari tak hanya menghentikan langkah tim berkompetisi di Liga 3 Nasional. Ternyata hasil ini juga menjadi akhir dari kepemimpinan Muslim Habibi sebagai pelatih kepala. Hal itu disampaikan Habibi usai pertandingan Kamis (16/5) di Stadion Gajayana, Kota Malang.

“Saya menyatakan mengundurkan diri karena bentuk pertanggungjawaban dari hasil,” terang pelatih kelahiran 1995 itu.

Habibi mengaku gagal memenuhi target dari manajemen Persedikab Kediri. Targetnya, tidak lain tidak bukan adalah membawa tim ke Liga 2. Sehingga, dengan hasil di babak 32 besar, dirinya langsung mengumumkan undur diri di depan awak media.

Kendati demikian, pengalaman menjadi pelatih kepala telah membuatnya banyak belajar. Terlebih lagi, posisi tersebut dia dapatkan di usia yang terbilang muda, yakni 29 tahun.

“Saya punya pengalaman yang berarti,” katanya.

Baca Juga: Hasil Liga 3 Nasional: Persedikab Punya Belasan Peluang, tapi Gagal Bobol Gawang NZR Sumbersari

Selanjutnya, Habibi mengatakan akan mempertanggungjawabkan hasil itu kepada manajemen serta Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Dia mengaku belum tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Entah ditempatkan sebagai asisten pelatih ataupun posisi lainnya.

“Yang jelas saya gagal. Saya juga merasa malu dengan target yang dibebankan manajemen dan atasan,” ujar Habibi.

Kendati demikian, dia mengaku ada banyak progres dari tim Persedikab Kediri. Salah satunya mampu menguasai permainan. Di samping itu, skuad Bledug Kelud juga diisi oleh pemain-pemain muda yang masih bisa berkompetisi di Liga 3 selanjutnya.

“Secara tim, gagal menjadi tanggung jawab saya, tetapi secara individu saya yakin anak-anak yang kelahiran 2003, 2004 mempunya prospek yang lebih baik,” tandasnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#muslim habibi #persedikab kediri #pelatih #Liga 3 #persedikab