Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hasil Liga 3 Nasional: Bermain Imbang 1-1 Lawan PSIK Klaten, Persedikab Lolos ke 32 Besar

Emilia Susanti • Kamis, 9 Mei 2024 | 02:49 WIB
LOLOS: Pemain Persedikab dibayangi pemain PSIK Klaten di laga Grup O Liga 3 Nasional, Rabu (8/5).
LOLOS: Pemain Persedikab dibayangi pemain PSIK Klaten di laga Grup O Liga 3 Nasional, Rabu (8/5).

KEDIRI, JP Radar Kediri – Persedikab Kabupaten Kediri akhirnya lolos dari lubang jarum. Mereka berhasil melangkah ke babak selanjutnya, babak 32 besar, dalam Liga 3 Nasional.

Tambahan satu poin setelah menahan imbang PSIK Klaten sudah cukup bagi mereka menjadi salah satu wakil dari Grup O.

Tambahan satu poin tersebut membuat posisi Persedikab tak akan terkejar di dua besar. Dengan mengumpulkan delapan poin dari empat kali pertandingan. Posisi ini tak bisa dikejar oleh PSIK yang hanya finish di peringkat tiga dengan lima poin.

Hasil ini tentu sangat disyukuri. Apalagi, dalam pertandingan kemarin lawan tampil all out. Karena mereka hanya bisa melaju bila mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

“Kami sudah lolos (ke 32 besar). Entah dengan status runner up atau juara grup,” ucap pelatih Persedikab Muslim Habibi lega.

Habibi memang layak bernapas lega. Selama 90 menit pertandingan di Stadion Canda Bhirawa kemarin siang, PSIK memberi perlawanan keras. Atmosfir permainan pun menjadi panas. Dengan beberapa kali terjadi aksi protes dan aksi dorong.

“Kami menyadari lawan yang akan berjuang keras mendapatkan poin. Karena itu instruksinya memang bermain hati-hati,” aku Habibi merujuk pada penampilan para pemainnya.

Ketatnya pertandingan sudah terlihat sejak babak pertama. Kedua tim terlihat bermain hati-hati.

Meskipun memiliki banyak kesempatan melalui tendangan bebas namun tak ada gol yang mampu dilesakkan.
Pada paruh waktu kedua, tensi permainan berubah. PSIK bermain lebih menekan. Alur serangan pun lebih cepat.

Membuat pertahanan Bledug Kelud sempat keteteran.

Keadaan berubah pada menit ke-49. Satu serangan balik yang dilakukan para pemain Persedikab tak diantisipasi dengan baik oleh pemain belakang PSIK.

Bola menyentuh tangan pemain bertahan klub Klaten ini. Wasit pun menunjuk titik putih.
Para pemain PSIK sempat memprotes keputusan wasit Heru Tri Cahyono.

Mereka mengerebungi pengadil asal Kabupaten Bandung tersebut dan melakukan tepuk tangan. Namun, keputusan wasit tetap penalti. Yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Rian Hidayat.

Setelah gol terjadi, tensi permainan kian meninggi. Pemain kedua tim sering terlibat permainan keras. Aksi protes pun terus terjadi ketika wasit meniup peluit tanda ada pelanggaran. Aksi saling dorong juga beberapa kali terjadi.

Gol balasan terjadi pada menit ke-76. Terjadi karena gol bunuh diri pemain belakang Persedikab Yohanis Don Bosco Sakliressy. Upayanya menghalau bola tendangan pemain PSIK justru mengarahkan bola ke gawang sendiri.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat semangat pemain PSIK meningkat. Mereka pun terus meningkatkan intensitas serangan. Beruntung bagi Bledug Kelud, tak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit akhir.

Sempat terjadi insiden pengejaran terhadap wasit Heru oleh pemain PSIK. Tepat ketika sang pengadil meniup peluit panjang. Belum selesai membunyikan tanda selesai permainan dia langsung dikejar oleh pemain PSIK.

Untungnya, wasit bisa segera masuk ke ruang ganti sementara aksi pemain PSIK bisa dihalangi oleh panpel pertandingan.
Pelatih Kepala PSIK Klaten Ananto Nurhani mengatakan bahwa pertandingan sudah berlangsung dengan baik.

“Kami belum bisa memaksimalkan peluang yang kita dapat di babak kedua,” sambungnya.

Sementara itu, pelatih Persedikab Kediri Habibi mengaku bersyukur atas hasil imbang yang membuat timnya lolos ke babak 32 besar. Setelah ini, dia akan fokus untuk recovery pemain lalu kembali bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya.

Sementara itu, di pertandingan kedua, FC Farmel mengalahkan PS Peureulak Raya dengan skor 4-1. Kemenangan tersebut mengantarkan mereka lolos sebagai juara grup. Mengantongi nilai 10 hasil dari tiga kali menang dan sekali imbang. Sedangkan Persedikab di posisi kedua dengan nilai delapan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #bledug kelud #Liga 3 #persedikab #sepakbola