Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hasil Liga 3 Nasional: Ditahan Imbang Adhyaksa Farmel 1-1, Persedikab Tinggal Selangkah Menuju 32 Besar

Emilia Susanti • Minggu, 5 Mei 2024 | 17:13 WIB
IMBANG: Laga Persedikab versus Adhyaksa Farmel, Sabtu (4/5).
IMBANG: Laga Persedikab versus Adhyaksa Farmel, Sabtu (4/5).

KEDIRI, JP Radar Kediri - Persedikab Kediri memang gagal menundukkan Adhyaksa Farmel FC dalam lanjutan pertandingan Grup O Liga 3 putaran nasional di Stadion Canda Bhirawa, Sabtu (4/5). Namun, tambahan satu poin tersebut kian mendekatkan mereka ke babak 32 besar.

Dalam pertandingan tersebut, Persedikab memang kalah dalam ball possession. Nmun, pelatih Muslim Habibi berdalih bahwa hal itu merupakan bagian dari strategi.

"Walaupun dari sisi position kami kalah tetapi secara taktik memang kami buat seperti itu agar kami memanfaatkan peluang yang ada di depan," dalih Habibi.

Selama pertandingan berlangsung, Persedikab Kediri memilih untuk bermain bertahan. Lebih banyak menempatkan pemain di area pertahanan sendiri. Dengan mengincar serangan balik.
Strategi tersebut terbukti berhasil.

Setidaknya dengan keberhasilan skuad Bledug Kelud membobol gawang lawan terlebih dulu. Melalui gol Dio Dwi Bangun Samudra pada menit ke-53. Meskipun, sayangnya, lawan berhasil mencetak gol balasan melalui penalti.

Sejak babak pertama, Adhyaksa Farmel FC memberikan banyak tekanan ke gawang Persedikab. Untungnya, semua mentah di kaki para pemain bertahan Persedikab. Yang kemudian berusaha melakukan serangan balik setiap ada kesempatan.

Tidak ada gol yang terjadi di babak ini.
Kemudian, di babak kedua Persedikab bermain lebih agresif. Setiap mendapat bola, para pemain langsung menggiring ke gawang lawan. Upaya pun berhasil, dengan gol Dio Dwi Bangun Samudra.

Sayang, kemenangan dari tim Bledug Kelud tak bisa berlangsung lama. Tiga menit kemudian, yakni menit ke-56, Adhyaksa Farmel FC berhasil menyamai kedudukan. Satu gol itu diperoleh dari pemain bernama Dedi Hartono. Yakni, pemain yang dipercaya menendang bola penalti lantaran handsball dari pemain Persedikab Kediri.

Meski Persedikab memiliki lebih banyak peluang, namun mereka belum bisa menambah skor. Begitupun dengan Adhyaksa Farmel FC, mereka semakin sulit menambah skor lantaran lebih sering kehilangan bola.

Pelatih Kepala Adhyaksa Farmel Ade Suhendra mengatakan bahwa timnya memang ingin bermain menyerang. Tetapi, dia tidak menyangka bahwa pelatih Persedikab Kediri menempatkan pemainnya lebih banyak di belakang.

"Persedikab bagus dalam defense. Kemudian saya melihat ada taktikal dari Persedikab dimana dia menumpuk pemain di belakang, itu yang membuat kesulitan," terangnya sembari menyebut bahwa pemainnya juga sudah bermain dengan bagus kemarin.

Hasil imbang ini membuat kedua tim berpeluang menjadi wakil grup O. Persedikab yang tinggal menyisakan satu pertandingan punya kans besar karena hanya butuh hasil seri melawan PSIK Klaten di pertandingan terakhir. Sementara Adhyaksa Farmel masih memiliki dua kali pertandingan tersisa.

Sementara itu, hasil pertandingan pertama kemarin, PS Peureulak Raya menghadapi Persibone. Hasilnya, Persibone menang 2-1. Hasil itu membuat Persibone naik ke posisi ketiga dengan poin 4. Sama dengan yang diraih Adhyaksa. Namun, Adhyaksa masih memiliki dua pertandingan tersisa yang salah satunya melawan Persibone.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Farmel FC #kediri #Liga 3 #persedikab