KEDIRI, JP Radar Kediri - Ada waktu sebelum Persedikab melakoni pertandingan terakhir, melawan Persewangi Banyuwangi. Karena itu, mereka punya kesempatan mengistirahatkan pemain. Sembari melakukan evaluasi untuk menyusun taktik di pertandingan tersebut.
“Jeda satu hari akan digunakan untuk evaluasi,” aku pelatih Persedikab Muslim Habibi.
Menurut Habibi, jeda satu hari sebenarnya sangat pendek. padahal banyak hal yang harus dilakukan. Mulai istirahat hingga menyiapkan taktik.
Untungnya Persedikab memiliki kedalaman skuad yang bagus. Bahkan Habibi mengatakan jika ada dua skuad di dalam tim. Keduanya memiliki kualitas yang tak jauh berbeda.
Dapat terlihat di babak penyisihan kedua. Di pertandingan melawan PSBI Kabupaten Blitar, Persedikab menurunkan delapan pemain berbeda dari pertandingan pertama. Sedangkan tiga sisanya adalah pemain yang dimainkan di laga pertama saat melawan NZR Sumbersari.
“Kami melakukan rotasi yang cukup ekstrem. Delapan pemain kami ganti,” terangnya sembari mengatakan hal tersebut dilakukan agar seluruh pemain mendapat menit bermain.
Di dua laga itu Persedikab mampu meraih kemenangan. Artinya, antara pemain inti dan pelapis sama-sama memiliki kualitas yang hampir sama.
Hal tersebut yang ingin dimanfaatkan oleh Habibi. Meski hanya mendapat istirahat selama satu hari, Habibi mengaku siap. Toh latihan untuk taktik juga sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
“Jadi jeda satu hari untuk evaluasi dari taktik yang dirasa masih kurang,” tandasnya.
Lalu bagaimana dengan pertandingan selanjutnya? Habibi kembali menegaskan bahwa timnya ingin menang. Hal itu untuk mengejar target lolos ke Liga 2. Yang hanya bisa diraih dengan meraih kemenangan demi kemenangan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah