Menilik komposisi tim yang ada di grup ini, lawan-lawan Bledug Kelud bukan tim ayam sayur. Namun, dengan status tuan rumah, keuntungan didukung suporter dan hafal kondisi lapangan sudah mereka dapatkan.
“Benar sudah diumumkan, kami kembali menjadi tuan rumah,” terang Media Officer (MO) Persedikab Dimas Andhika.
Dimas membenarkan bila status tuan rumah merupakan keuntungan tersendiri. Salah satunya karena Persedikab akan didukung langsung oleh suporternya. Seperti yang terjadi di pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Ditambah lagi, selama bermain di Stadion Canda Bhirawa, Persedikab relatif trengginas. Di babak penyisihan pertama misalnya mereka mampu menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan. catatan sedikit berbeda ketika di babak penyisihan kedua, karena klub berjuluk Bledug Kelud ini kesandung di pertandingan terakhir. Kalah dari PS Mojokerto Putra.
“Semoga Persedikab mampu tampil bagus dan lolos ke delapan besar,” harapnya.
Dihubungi di tempat terpisah, pelatih Persedikab Muslim Habibi mengatakan jika dirinya sudah mengetahui lawan yang akan dihadapi oleh Persedikab. Menurutnya, lawan yang akan dihadapi relatif berat. Yang sudah pasti berbeda jauh bila dibandingkan lawan di babak-babak sebelumnya.
Oleh sebab itu, sang pelatih menegaskan akan mengebut persiapan tim. Membenahi kelemahan-kelemahan yang masih dimiliki. Khususnya mengevaluasi penampilan terakhir mereka yang harus menderita kekalahan.
Meskipun demikian, Habibi tetap menyuarakan keyakinannya bisa melangkah ke babak selanjutnya. “Kami optimistis dapat tembus ke delapan besar,” ucap Habibi yakin.
Sementara itu, berdasar informasi yang dihimpun koran ini, PSSI Jatim membagi babak 16 besar menjadi empat grup. Yaitu grup HH, II, JJ, dan KK. Hanya dua tim dari masing-masing grup yang akan melaju ke babak selanjutnya. Dengan masing-masing grup hanya menggelar pertandingan satu putaran saja. Mulai 18 Januari hingga 22 Januari.
Editor : Anwar Bahar Basalamah