Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

30 Tahun Persedikab, Launching Jersey Spesial

adi nugroho • Sabtu, 6 Juli 2019 | 01:14 WIB
30-tahun-persedikab-launching-jersey-spesial
30-tahun-persedikab-launching-jersey-spesial


KEDIRI KABUPATEN - Seragam tempur Persedikab pada Liga 3 telah resmi dipasarkan. Yakni setelah resmi menjalin kerjasama dengan QJ Apparel yang berada dalam naungan asosiasi sportwear Equinoc. Jersey itu pun dinilai memiliki nilai dan makna yang dalam bagi skuad Bledug Kelud.


Berdasarkan keterangan pihak manajemen Persedikab, jersey yang dibuat musim ini juga untuk memperingati sejarah panjang klub. Yakni sudah tiga dekade atau 30 tahun umur Bledug Kelud. Itulah kenapa jersey pada musim ini memiliki nilai historis yang tinggi.



“Kebetulan tahun ini, Persedikab mencapai umur yang ke-30. Kami ingin merangkum peringatan tersebut ke dalam jersey yang akan digunakan pada Liga 3 musim ini,” ujar Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga kepada Jawa Pos Radar Kediri, kemarin.



Seragam tempur skuad asuhan Muslim Habibi tersebut masih mempertahankan warna merah sebagai jersey pertama klub. Warna merah sendiri memang telah identik dengan Bledug Kelud.



Selain warna merah yang menjadi warna dasar, jersey pertama Persedikab juga dihiasi oleh warna emas di beberapa titiknya. Antara lain pada kerah dan kedua ujung lengan jersey tersebut. “Warna emas melambangkan kejayaan dan keabadian,” terang Dimas.



Sementara untuk jersey kedua, Persedikab Kediri memilih warna dasar biru gelap. Sama dengan jersey pertama, yang kedua ini pun juga dihiasi dengan aksen emas di titik yang sama. Menurut Dimas, jersey kedua ini dibuat dengan nilai sejarah yang cukup tinggi.



Jersey kedua ini terinspirasi dari seragam tandang Persedikab pada 17 tahun yang lalu. Yakni pada musim 2002/2003, di mana pada saat itu Bledug Kelud bermain di kasta tertinggi sepakbola nasional. Oleh karena itulah manajemen Persedikab merasa bahwa racikan kostum ini telah sesuai takaran.



“Kami berharap agar prestasi membanggakan tersebut dapat diulangi lagi musim ini. Sehingga Persedikab dapat memberikan hasil yang terbaik. Serta semakin baik setiap musimnya,” harap pria yang tinggal di Pare tersebut.



Tak hanya itu saja yang membuat jersey ini semakin spesial. Di kedua jersey tersebut juga terdapat motif watermark yang menggambarkan Kabupaten Kediri. Tepatnya pada bagian dada dan kedua lengan jersey tersebut. Sebuah pesan yang memang ditujukan untuk mengangkat potensi daerah asal.



Di bagian dada, terdapat watermark horisontal yang menggambarkan barisan gajah dan landmark Kabupaten Kediri. Seperti contohnya monumen Simpang Lima Gumul. Sementara di bagian lengan, terdapat watermark dengan bentuk dasar segitiga. “Grafis di lengan terinspirasi dari Gunung Kelud,” pungkasnya.



Untuk diketahui, jersey ini sendiri telah resmi dipasarkan oleh vendor yang menjalin kerja sama dengan Asprov. Sehingga, para suporter sudah dapat memesan seragam tempur Bledug Kelud tersebut.



Editor : adi nugroho
#sepak bola #persedikab