KEDIRI, JP Radar Kediri - Polsek Kras memanggil terduga pemilik Daihatsu Espass yang terlibat kebakaran di SPBU Kanigoro, Kras Rabu malam lalu (13/3). Walau demikian, warga Ringinrejo tersebut belum memenuhi panggilan dari pihak kepolisian.
“Masih dihubungi namun belum ke kantor,” terang Kapolsek Kras AKP I Nyoman Sugita.
Siapakah pemilik Daihatsu Espass yang diduga menjadi pemantik terjadinya kebakaran di SPBU Kanigoro? Nyoman masih enggan membeberkannya. Dia berdalih masih belum bisa memastikan. Pasalnya yang bersangkutan belum memenuhi panggilan ke Mapolsek.
Pun demikian, apakah warga Ringinrejo yang dipanggil itu merupakan pemilik atau bukan, Nyoman mengaku masih perlu memastikannya. Pihaknya akan menanyakannya saat terpanggil sudah hadir di Mapolsek Kras.
“Identitas pasti masih belum diketahui. Menunggu dia datangi panggilan dulu. Itupun kami juga harus meminta keterangan dulu (apakah benar pemilik Daihatsu Espass),” jelas perwira pangkat tiga balok emas di pundak itu.
Kenapa tidak dilakukan penjemputan? Nyoman mengaku hal tersebut tidak bisa dilakukan. Pasalnya belum ada penetapan tersangka. “Kalau dijemput kita salah, karena bukan tersangka. Nanti biar perangkat atau keluarga yang mendampingi,” jelasnya.
Untuk diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Api muncul dari mobil Daihatsu Espass yang saat itu sedang mengisi BBM jenis pertalite. Melihat percikan api dari mobil, petugas SPBU sudah berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, api semakin membesar setelah tersulut satu tabung elpiji tiga kilogram yang ada di dalam mobil itu. Akibatnya, api langsung menjalar ke pompa dispenser SPBU dan mengenai atap.
Sementara, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Satu unit mobil damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih dan disusul satu unit mobil damkar Kota Kediri memadamkan kebakaran itu. Dari peristiwa itu diperkirakan kerugian sedikitnya capai Rp 0,5 miliar. Petugas kepolisian pun memburu pemilik mobil yang kabur.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah