Empat Hektar Lahan Tebu di Pesantren Terbakar, Dipicu Oleh ODGJ, Ini Kronologinya!

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:40 WIB

 

Polisi dan warga berada di lahan tebu yang terbakar. Itu  diduga karena aksi ODGJ. (Polsek Pesantren for JPRK)
Polisi dan warga berada di lahan tebu yang terbakar. Itu diduga karena aksi ODGJ. (Polsek Pesantren for JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren dibuat heboh tadi siang. Pasalnya sekitar 4 hektare lahan tebu hangus terbakar yang dipicu oleh tindakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). 

Adapun kronologinya yaitu DAS, 49,  warga Lingkungan Bulurejo, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren membakar daduk atau daun tebu sisa panen sekira pukul 13.30. Diduga api  tersebut dengan cepat merembet ke tanaman tebu yang belum ditebang hingga mengakibatkan kebakaran di lahan milik Munasir, M Isnaeni, Ridwan, dan Hasan Bisri.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut dan langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan bersama petugas Damkar.

Baca Juga: Sehari Dua Kebakaran, Damkar Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

"Begitu menerima laporan, anggota kami bersama petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemadaman agar api tidak meluas ke lahan lainnya," ujar  Siswandi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari perangkat, pria yang diduga melakukan pembakaran tersebut diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian. "Kami tetap melakukan penyelidikan sesuai prosedur untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran ini," tandasnya.

Baca Juga: Warga Kaget Suara Dentuman dari Belakang Rumah, Ternyata Ini yang Membuat Damkar Harus Turun Tangan

Tak menunggu lama, berkat kerja sama antara personel kepolisian dan petugas Pemadam Kebakaran Kota Kediri kobaran api pun berhasil dipadamkan.

Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selama proses pemadaman situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

“Polisi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sisa tanaman atau limbah pertanian secara sembarangan. Terutama saat musim kemarau seperti ini karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya. 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
Kebakaran lahan tebu kelurahan blabak kecamatan pesantren odgj polsek pesantren