Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sempat Tertahan di Makkah karena Sakit, Dua Jemaah Haji Kabupaten Kediri Susul Rombongan di Madinah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 26 Juni 2026 | 10:09 WIB
Suasana haji di Madinah. (Foto Abdullah Rosyaad)
Suasana haji di Madinah. (Foto Abdullah Rosyaad)

 

JP Radar Kediri– Kondisi kesehatan tiga jemaah haji asal Kabupaten Kediri yang harus menjalani perawatan di Makkah terus membaik.

 

Dua di antaranya sudah bisa menyusul rombongan di Madinah untuk melakukan rangkaian ibadah di sana.

 

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri Mahfudzia Afindis mengatakan, tiga jemaah yang menjalani perawatan di RS Makkah adalah Imam Mundhori, Komsatun Abdullah Aspar, dan Norma Asrining Sukma.

 

Ketiganya merupakan jemaah yang tergabung di kloter SUB 110.

 

Berdasarkan data petugas haji, Imam Mundhori sempat menjalani perawatan di RS King Abdul Aziz Makkah.

Baca Juga: Jemaah Haji Kabupaten Kediri Tiba di Madinah, Mulai Ibadah di Masjid Nabawi

Sedangkan Komsatun Abdullah Aspar dirawat di RS King Faisal Makkah. Kemudian, Norma Asrining Sukma dirawat di RS An Noor Makkah.

 

"Untuk Pak Imam Mundhori dan Bu Komsatun, alhamdulillah kondisinya sudah membaik dan sudah menyusul bergabung dengan rombongan di Madinah," ujar pria yang akrab disapa Afin itu.

 

Dengan pulihnya kondisi dua jemaah tersebut, mereka bisa langsung melanjutkan rangkaian perjalanan haji bersama rombongan.

Adapun untuk Norma Asrining Sukma masih harus menjalani perawatan lanjutan di RS Makkah.

 

"Untuk Norma masih belum ada informasi terbaru. Namun laporan terakhir yang kami terima kondisinya masih kritis dengan diagnosis infeksi paru-paru," jelasnya.

 

Kemenhaj Kabupaten Kediri, jelas Afin, terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi.

Baca Juga: Jemaah Haji Kabupaten Kediri Tiba di Madinah, Mulai Ibadah di Masjid Nabawi

Yakni untuk memantau perkembangan kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan.

 

Pendampingan juga terus diberikan kepada keluarga di tanah air agar memperoleh informasi terkini mengenai kondisi anggota keluarganya.

 

Selain tiga jemaah yang sakit, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 ini juga diwarnai kabar duka.

 

Sebelumnya, dua jemaah haji asal Kabupaten Kediri dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.

 

Mereka adalah Khoirun Nimah, 53, yang memiliki riwayat kanker usus, serta Arif Setiawan, 63, warga Pare yang meninggal akibat gangguan jantung. 

 

Seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman keduanya telah dilaksanakan di Arab Saudi. “Keluarga di tanah air telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas,” tandas Afin. 

 

 

Editor : Mahfud
#jemaah haji #madinah #sakit #makkah