JP Radar Kediri – Insiden kebakaran menimpa sebuah pabrik pengolahan kayu di Dusun Batan, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri pada Sabtu (16/5) malam. Diduga, amukan si jago merah dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik di area produksi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.55 WIB tersebut sempat membuat warga RT 04 RW 02 Dusun Batan panik. Pasalnya, material kayu di dalam lokasi kejadian membuat api dengan cepat membesar dan mengenai sebagian bangunan tempat produksi.
Baca Juga: Blower Mesin Error, Tungku Pabrik Arang di Kediri Terbakar
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa petugas mendapat laporan dari salah satu warga bernama Andi Slamet pada pukul 18.50 WIB. Menindaklanjuti hal tersebut, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare langsung diterjunkan ke lokasi.
"Tim berangkat lima menit setelah menerima laporan dan tiba di lokasi pukul 19.10 WIB. Anggota langsung melakukan lokalisir area agar api tidak merembet ke permukiman warga," ujar Kaleb.
Baca Juga: Kelalaian saat Memasak, Dapur Warga Branggahan Ngadiluwih Kediri Ludes Terbakar
Satu unit armada pemadam kebakaran berisi enam personel dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas berjibaku melakukan pemadaman sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setelah hampir satu setengah jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 20.20 WIB.
Kaleb memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Lahan Tebu di Kandat Terbakar, Kerugian Capai Belasan Juta
"Korban jiwa nihil. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Namun, berkat respons cepat petugas di lapangan, aset pabrik senilai kurang lebih Rp 200 juta berhasil diselamatkan dari kobaran api," pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita