Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Laka Maut di Ngadiluwih Kediri: Truk Hantam Honda Beat dan Bentor, Tiga Nyawa Melayang

Andhika Attar Anindita • Rabu, 21 Januari 2026 | 14:17 WIB

Petugas mendatangi TKP kecelakaan maut di Desa Wonorejo, Ngadiluwih.
Petugas mendatangi TKP kecelakaan maut di Desa Wonorejo, Ngadiluwih.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Umum Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Rabu (21/1) pagi.

Insiden beruntun antara truk, sepeda motor, dan becak motor (bentor) ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ini sempat mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di jalur utama Kediri-Tulungagung tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Ipda Suhendra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi R6 dengan nomor polisi Z 8190 TB melaju dari arah Kediri menuju ke Tulungagung.

Truk tersebut dikemudikan oleh Arif Rudi, 54, warga Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga hilang kendali hingga berjalan terlalu ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk tersebut langsung bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat AG 5936 BZ dan sebuah becak motor yang melaju searah dari selatan ke utara," ujar Ipda Suhendra.

Benturan keras tersebut melibatkan pengendara motor dan penumpang bentor yang saat itu tengah beraktivitas di pagi hari. Yaitu Fitria Nova A, 19, Pelajar asal Desa Rembang, Ngadiluwih yang mengendarai Honda Beat.

Baca Juga: Anak di Kediri Tega Tusuk Ibu Kandung hingga Bersimbah Darah, Pelaku Lakukan Aksi Tak Terduga Ini

Kemudian Cholil, 72, buruh harian lepas asal Desa Wonorejo yang menjadi pengemudi bentor. Lalu, Maimonah, 66, Warga Desa Wonorejo, penumpang bentor.

Ketiga korban tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat luka parah yang diderita. Meski sempat dievakuasi dalam kondisi kritis, nyawa mereka tidak tertolong.

"Saat dievakuasi tadi (korban) masih bergerak, langsung kami larikan ke RS Gambiran untuk penanganan medis darurat," tambah Ipda Suhendra.

Kondisi sepeda motor dan becak motor mengalami kerusakan berat setelah dihantam truk. Sementara truk Mitsubishi mengalami kerusakan pada bagian depan kanan.

Pihak Satlantas Polres Kediri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Sopir truk, Arif Rudi, saat ini diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab pasti truk tersebut berjalan oleng ke jalur kanan.

Lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat selama proses evakuasi bangkai kendaraan, namun kembali normal setelah petugas membersihkan serpihan kecelakaan.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kecelakaan beruntun #kediri #ngadiluwih #honda beat #Kecelakaan maut